Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

baraNews

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intensif sejak Jumat, 4 September 2026. Erupsi berkelanjutan ini tidak hanya menyemburkan material vulkanik, tetapi juga berdampak sistemik terhadap sektor transportasi udara nasional. Hingga Minggu, 6 September 2026, sebanyak delapan bandara di wilayah terdampak harus ditutup sementara demi alasan keselamatan penerbangan, yang mengakibatkan pembatalan terhadap 712 jadwal penerbangan.

Sebaran abu vulkanik terpantau mencapai ketinggian hingga 14,6 kilometer di atas permukaan laut dan bergerak ke arah barat hingga barat daya. Dampak nyata dirasakan pada operasional bandara utama, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II di Lampung, serta Husein Sastranegara di Bandung. Penutupan beberapa bandara, termasuk Bandara Muhammad Taufik Kiemas, bahkan diperpanjang hingga Senin, 7 September 2026, karena paparan abu yang masih mengkhawatirkan.

Selain gangguan pada ruang udara, aktivitas seismik dan akustik gunung api ini turut memicu suara dentuman serta getaran yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah pesisir Banten dan Lampung. Hingga saat ini, pihak berwenang memastikan belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang terdampak langsung oleh material erupsi. Namun, pemerintah mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada, menggunakan masker, serta memantau informasi resmi dari instansi terkait guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca dan arah sebaran abu yang sangat dinamis. (*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?
Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Klaem Pemerintah Pusat Turut Bertanggungjawab Atas Anjloknya APBD Kab Siak Hampir Ro. 1 Triliyun Pendidikan Kesehatan Infrastruktur Terancam jadi Korban!!!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gencarkan Komsos dan Edukasi Hukum, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Terima Penyerahan Sukarela 1 Pucuk Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Tegakkan Disiplin dan Minimalisir Pelanggaran, Kumdam XIV/Hasanuddin Gelar Penyuluhan Hukum di Kodim 1411/Bulukumba

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:22 WIB

PEMBANGUNAN RTLH DI KELURAHAN ELA-ELA CAPAI PROGRES 99%, KODIM 1411/BULUKUMBA TERUS TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:15 WIB

Hadiri Dialog Publik, Kapolres Bulukumba Imbau Masyarakat Manfaatkan Layanan 110 Polri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:19 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Tinjau Kesiapan KDKMP Palambarae, Kasdam XIV/Hasanuddin Lakukan Verifikasi dan Validasi di Kodim 1411/Bulukumba

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Berita Terbaru