Golkar Ingatkan Kader Hindari “Flexing” di Tengah Eskalasi Sosial

baraNews

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:20 WIB

501,928 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Jumat (29/8/2025) – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, meminta seluruh kader partainya untuk berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada publik dan menghindari pamer kekayaan, yang dikenal dengan istilah flexing.

Pesan itu disampaikan Sarmuji dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, menyusul eskalasi sosial dan politik yang memanas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh kenaikan tunjangan anggota DPR RI dan insiden tewasnya seorang pengemudi ojek online yang tertabrak mobil polisi.

Sarmuji menilai, ketegangan yang terjadi saat ini diperparah oleh pernyataan sejumlah anggota DPR yang dianggap kurang sensitif terhadap keresahan publik. “Eskalasi sosial yang kita hadapi bukan hanya karena kebijakan, tetapi juga diperburuk oleh ucapan-ucapan yang menyinggung perasaan masyarakat,” ujar Sarmuji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang mengalami kesulitan akibat gejolak global. Karena itu, sikap rendah hati dan empati dari para pejabat dan kader politik menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial.

“Para kader harus memahami situasi masyarakat dan mengedepankan etika dalam berbicara. Jangan sampai pernyataan atau tindakan kita justru menambah luka masyarakat,” kata Sarmuji.

Langkah ini dianggap sebagai upaya partai untuk meredakan ketegangan publik sekaligus menegaskan pentingnya citra dan perilaku kader Golkar yang beretika di tengah dinamika sosial yang sensitif. (*)

Berita Terkait

Hercules Rosario Marshal Melontarkan Kritik Keras kepada Menteri Perumahan Ara Soal Sengketa Lahan
Stok Beras Nasional Capai Rekor Tertinggi, Mentan Laporkan Capaian Ketahanan Pangan di Sidang Kabinet
Budaya Menjilat Kekuasaan Dinilai Jadi Ancaman Demokrasi dan Penegakan Hukum
Kritik Tajam Kepemimpinan, Mahfud MD dan Muhammad Sobari Soroti Krisis Otentikasi Pemimpin
Prabowo Didesak Mundur: Mahfud MD Soroti Disparitas Antara Komitmen Awal dan Realita Pemerintahan
Babak Baru Penyidikan Korupsi Pemkab Klaten: KPK Amankan Bukti Elektronik dan Uang Ratusan Juta dari Tiga Lokasi Strategis
Bawa Massa ke Kementerian ATR/BPN, Hercules Peringatkan Maruarar Sirait dan Nusron Wahid soal Kasus Sengketa Tanah
Uang Persahabatan? Menguak Polemik Aliran Dana Rp800 Juta dari Tim Pengacara Summarecon kepada Hercules

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Enam Rumah Warga Hangus Terbakar di Gayo Lues, Mobil dan Sepeda Motor Ludes

Senin, 18 Mei 2026 - 15:26 WIB

PT Hopson Diduga Nekat Beroperasi Diam-Diam di Malam Hari, Hasil Rapat dan Sanksi Pemerintah Aceh Seolah Tak Lagi Dihormati

Senin, 18 Mei 2026 - 08:09 WIB

Pembangkangan PT Rosin Dinilai Jadi Bukti Regulasi Lingkungan Belum Benar-Benar Bertaring

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:28 WIB

Kapolres Gayo Lues Bagikan Daging Meugang kepada Insan Pers Sambut Ramadhan 1447 H

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:25 WIB

Kapolsek Blangkejeren IPTU Syamsuddin Pantau Ketat Objek Vital Pascabencana di Gayo Lues

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:59 WIB

Kapolres Gayo Lues Bersama PJU dan Personel Gunakan Trail Cek Lokasi Jalan Tembus Blangkejeren–Kutacane

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:30 WIB

Polsek Blangkejeren Amankan Pembersihan Lima Titik Longsor di Jalur Utama

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:52 WIB

Polres Gayo Lues Distribusikan Logistik ke Desa-desa Terisolir Pasca Banjir, Gunakan Sepeda Motor Trail

Berita Terbaru