SWI Tegaskan Kebebasan Pers Bukan Monopoli: Tolak Narasi Wajib Kerja Sama dengan PWI

KAPERWIL JAWA BARAT

Senin, 6 Oktober 2025 - 03:59 WIB

503,063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sekber Wartawan Indonesia (SWI) menilai bahwa narasi “wajib kerja sama dengan PWI” perlu segera diluruskan agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam ekosistem pers nasional.

 

Menurut SWI, kerja sama antarorganisasi pers harus bersifat terbuka dan inklusif, bukan eksklusif atau dipaksakan. Kebijakan yang adil dan konstitusional harus berlandaskan UU Pers No. 40 Tahun 1999, UUD 1945 Pasal 28F, serta prinsip non-diskriminatif sebagaimana tertuang dalam UU HAM No. 39 Tahun 1999.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pers itu pilar demokrasi, bukan bawahan kekuasaan. Pemerintah seharusnya mendorong kolaborasi lintas organisasi, bukan menutup ruang bagi yang lain,” ujar Kostaman, salah satu pengurus SWI.

 

 

Ia menambahkan, pembinaan pers tidak boleh bersifat eksklusif, sebab kemerdekaan pers merupakan hak publik yang dijamin negara, bukan hak istimewa organisasi tertentu.

 

Penguatan Kedaulatan Pers Nasional

 

Dalam pernyataan sikapnya, SWI menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan pers nasional dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, akurasi, dan verifikasi — bukan melalui monopoli atau sentralisasi organisasi.

 

“Kerja sama boleh, tapi bukan dalam bentuk kewajiban tunggal. Pers harus berdiri sejajar dengan pemerintah, bukan di bawahnya,” tegas Herry Budiman, perwakilan SWI.

 

 

Langkah penegasan sikap ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan pers adalah milik seluruh insan pers Indonesia, bukan milik satu organisasi semata. Pemerintah sebaiknya berperan sebagai penjamin keberagaman, bukan penentu arah tunggal.

 

SWI menegaskan bahwa penguatan kedaulatan pers sejati hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas organisasi, bukan pengutamaan satu wadah semata.

Indonesia membutuhkan pers yang bebas, berdaulat, dan berkeadilan — bukan pers yang tunduk pada kekuasaan.

Red * E.S *. Sumber : Humas SWI

Berita Terkait

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara
Gandeng Komunitas Pejuang Subuh, Polres Bulukumba Gelar Program Suling Kamtibmas.
Jaga Semangat Petani di Tengah Kemarau, Babinsa Bonto Tiro Bulukumba Gelar Komsos Bersama Para Petani
BUPATI CIREBON RESMI BUKA PAMERAN KERIS , SAKETI GELAR “GUGAH GAMAN CIREBON 2026”
Aksi Jumat Berkah Makan Gratis Polres Bulukumba Kian Ramai Diserbu Warga.
DANDIM 1411/BULUKUMBA HADIRI PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KESIAPAN PENYALURAN BANTUAN PANGAN ALOKASI OKTOBER–DESEMBER 2026
DANDIM 1411/BULUKUMBA HADIRI PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KESIAPAN PENYALURAN BANTUAN PANGAN ALOKASI OKTOBER–DESEMBER 2026
Polisi Peduli Kebersihan, Polres Bulukumba Gelar Jumat Bersih di Masjid Ibadul Makmur Taccorong

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Gandeng Komunitas Pejuang Subuh, Polres Bulukumba Gelar Program Suling Kamtibmas.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 04:46 WIB

Jaga Semangat Petani di Tengah Kemarau, Babinsa Bonto Tiro Bulukumba Gelar Komsos Bersama Para Petani

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:24 WIB

BUPATI CIREBON RESMI BUKA PAMERAN KERIS , SAKETI GELAR “GUGAH GAMAN CIREBON 2026”

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:18 WIB

DANDIM 1411/BULUKUMBA HADIRI PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KESIAPAN PENYALURAN BANTUAN PANGAN ALOKASI OKTOBER–DESEMBER 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:23 WIB

DANDIM 1411/BULUKUMBA HADIRI PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KESIAPAN PENYALURAN BANTUAN PANGAN ALOKASI OKTOBER–DESEMBER 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Polisi Peduli Kebersihan, Polres Bulukumba Gelar Jumat Bersih di Masjid Ibadul Makmur Taccorong

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Polemik Pengadaan Mobil Dinas Bupati Aceh Tenggara Seharga Rp 2,7 Miliar, Kabag Umum Klaim Sesuai Aturan di Tengah Standar Harga Regional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Perkembangan Kasus Kematian AN di Kajang, Penyidik Tingkatkan Ke Tahap Sidik

Berita Terbaru