Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

baraNews

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah ibu kota mulai Senin, 7 September 2026. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas sebaran abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah mencapai wilayah Jakarta dan berisiko terhadap kesehatan warga sekolah.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Abu Vulkanik yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 5 September 2026. Kebijakan PJJ ini berlaku secara menyeluruh, mencakup sekolah mulai dari jenjang PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, hingga SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Abu vulkanik yang dihasilkan dari erupsi tersebut diketahui mengandung partikel sangat kecil berupa pecahan batuan, mineral, dan material vulkanik lainnya. Material tersebut dapat terbawa angin dalam jarak jauh dan berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan serta risiko kesehatan lainnya, terutama bagi kelompok rentan dan warga sekolah. Pihak sekolah diminta untuk tetap melakukan pendampingan selama proses pembelajaran daring dan menyediakan alternatif solusi apabila ditemukan kendala teknis di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi situasi ini, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, mengingat status Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada level 3 atau siaga. Masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan 5M saat wilayahnya terdampak abu vulkanik, yakni memakai masker, menutup pintu dan jendela, melindungi sumber air, membatasi aktivitas di luar ruangan, serta membersihkan abu dengan cara membasahinya terlebih dahulu.

Selain itu, warga diminta untuk senantiasa memantau informasi terkini melalui kanal-kanal resmi pemerintah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Langkah kolektif ini diharapkan dapat menekan risiko paparan material vulkanik sekaligus memastikan keselamatan seluruh keluarga di Jakarta.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang
PROF DR SUTAN NASOMAL SARJANA TEMBUS LEBIH DARI 1 JUTA MENGANGGUR DI INDONESIA. JANJI PRESIDEN DI TAGIH RAKYAT
Profesor Sutan Nasomal SH MH, Tegaskan: Pers Bukan Pelengkap Pemerintah, Jangan Jadikan Kerja Sama Alat Bungkam

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:31 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SARJANA TEMBUS LEBIH DARI 1 JUTA MENGANGGUR DI INDONESIA. JANJI PRESIDEN DI TAGIH RAKYAT

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Profesor Sutan Nasomal SH MH, Tegaskan: Pers Bukan Pelengkap Pemerintah, Jangan Jadikan Kerja Sama Alat Bungkam

Berita Terbaru

NASIONAL

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:35 WIB