JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan di wilayah ibu kota mulai Senin, 7 September 2026. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas sebaran abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah mencapai wilayah Jakarta dan berisiko terhadap kesehatan warga sekolah.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 91/SE/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Abu Vulkanik yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 5 September 2026. Kebijakan PJJ ini berlaku secara menyeluruh, mencakup sekolah mulai dari jenjang PAUD, SKB/PKBM, SLB, SD, SMP, hingga SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.
Abu vulkanik yang dihasilkan dari erupsi tersebut diketahui mengandung partikel sangat kecil berupa pecahan batuan, mineral, dan material vulkanik lainnya. Material tersebut dapat terbawa angin dalam jarak jauh dan berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan serta risiko kesehatan lainnya, terutama bagi kelompok rentan dan warga sekolah. Pihak sekolah diminta untuk tetap melakukan pendampingan selama proses pembelajaran daring dan menyediakan alternatif solusi apabila ditemukan kendala teknis di lapangan.
Menanggapi situasi ini, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, mengingat status Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada level 3 atau siaga. Masyarakat diminta untuk menerapkan protokol kesehatan 5M saat wilayahnya terdampak abu vulkanik, yakni memakai masker, menutup pintu dan jendela, melindungi sumber air, membatasi aktivitas di luar ruangan, serta membersihkan abu dengan cara membasahinya terlebih dahulu.
Selain itu, warga diminta untuk senantiasa memantau informasi terkini melalui kanal-kanal resmi pemerintah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Langkah kolektif ini diharapkan dapat menekan risiko paparan material vulkanik sekaligus memastikan keselamatan seluruh keluarga di Jakarta.

































