JAKARTA, 1 September 2026 – Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall atau yang akrab disapa Hercules, memberikan klarifikasi terkait tudingan keterlibatan organisasinya dalam kericuhan yang terjadi pascademo di depan gedung DPR RI. Hercules menegaskan bahwa GRIB Jaya tidak berada di kawasan Pejompongan saat aksi tersebut berlangsung dan justru berupaya menjaga kondusivitas wilayah Jakarta Barat.
Hercules menjelaskan bahwa ia telah melakukan komunikasi langsung dengan Habib Bahar bin Smith guna meluruskan informasi yang beredar di media sosial. Dalam percakapan tersebut, Hercules menekankan bahwa hubungan pribadinya dengan Habib Bahar layaknya persaudaraan antara kakak dan adik. Ia meminta agar pihak terkait tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, atau yang ia sebut sebagai sikap “kuping tipis”, yang berpotensi memecah belah hubungan baik di antara keduanya.
Dalam keterangannya, Hercules menyampaikan bahwa ia secara aktif mengajak masyarakat di wilayah Jakarta Barat untuk tidak terprovokasi dan tidak ikut campur dalam kericuhan yang terjadi di pusat kota. Ia menegaskan bahwa langkah turun ke lapangan yang dilakukannya bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan masing-masing, bukan untuk terlibat dalam tindakan anarkistis.
Lebih lanjut, Hercules mengungkapkan bahwa Habib Bahar telah menerima penjelasannya dengan baik. Keduanya sepakat untuk mengedepankan semangat silaturahmi. Sebagai bentuk niat baik, dijadwalkan akan ada pertemuan tatap muka di kantor GRIB Jaya untuk mempererat komunikasi. Hercules menyatakan komitmennya bersama dengan Habib Bahar untuk terus bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan ibu kota, melindungi pemerintah yang sah, serta memberikan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia.

































