Jecky Warga Kapuk: Tumpukan Sampah Menggunung Pasca Banjir di Jakarta Barat, Warga Keluhkan Dampaknya

baraNews

Kamis, 30 Januari 2025 - 19:35 WIB

50569 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Rabu malam (29/01/2025) menyebabkan banjir di berbagai wilayah ibu kota, termasuk di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Banjir yang merendam kawasan tersebut tak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga meninggalkan tumpukan sampah dalam jumlah besar di sepanjang jalan setelah air surut.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa genangan air yang sempat mencapai pinggang orang dewasa kini telah surut sepenuhnya. Namun, yang kini menjadi perhatian adalah limbah dan sisa-sisa material yang terbawa arus banjir, mulai dari plastik, lumpur, hingga perabotan rumah tangga yang rusak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jeky, salah satu warga RT 17 RW 12 Kelurahan Kapuk yang rumahnya terdampak banjir, mengungkapkan kondisi yang dialaminya.

“Saat hujan turun sejak Rabu malam, air mulai masuk ke rumah saya. Di dalam rumah, ketinggian air mencapai paha orang dewasa, sedangkan di luar hampir sepinggang. Sekarang alhamdulillah sudah surut, tapi masalah sampah masih jadi persoalan,” ungkapnya saat ditemui awak media. Kamis, (30/1/2025).

Tumpukan sampah yang menutupi jalan-jalan di kawasan ini dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tak sedap dan berpotensi menjadi sumber penyakit. Selain itu, kemacetan yang semula disebabkan oleh genangan air kini semakin parah akibat sampah yang berserakan, mempersempit jalur kendaraan dan mengganggu lalu lintas.

Menanggapi kondisi ini, petugas kebersihan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat atau yang dikenal sebagai pasukan oranye segera dikerahkan untuk membersihkan sampah yang menumpuk. Dengan menggunakan alat berat dan truk sampah, mereka bekerja sejak pagi untuk mengangkut limbah yang sebagian besar berupa kayu bekas perabotan rumah tangga dan sampah plastik yang terbawa arus banjir.

Salah satu petugas kebersihan yang terlibat dalam proses pembersihan mengatakan bahwa mereka telah berupaya bekerja secepat mungkin agar lingkungan kembali bersih.

“Kami langsung turun ke lokasi sejak pagi, mengangkut sampah dengan beberapa truk. Sampah yang terkumpul sebagian besar dari rumah-rumah warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kelurahan Kapuk mengimbau warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi penyumbatan saluran air yang dapat memperparah banjir di kemudian hari. Camat Cengkareng, dalam keterangannya kepada media, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan instansi terkait untuk mempercepat proses normalisasi lingkungan pasca-banjir.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi warga Jakarta bahwa sistem drainase yang buruk dan kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan masih menjadi faktor utama yang memperparah dampak banjir di ibu kota.

*Dengan datangnya musim hujan, diharapkan pemerintah dan masyarakat dapat lebih sigap dalam mengantisipasi potensi bencana agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap tahunnya.*

Report,

Berita Terkait

Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik
Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan
Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis
Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi
LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar
Dorong UMKM Menjadi Ruang Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:06 WIB

DPP KAMPUD Apresiasi KEJATI Lampung Tetapkan 3 Tersangka Tipikor Anggaran Sekretariat DPRD Lampung Utara

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:20 WIB

Aktivis NTB Desak Penegak Hukum Segera Tindak Oknum DPRD yang Diduga Terlibat Korupsi

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:41 WIB

Empat Tersangka Korupsi Proyek PLTU 1 Kalbar Ditetapkan, Termasuk Mantan Dirut PLN

Jumat, 3 Oktober 2025 - 18:20 WIB

Korupsi Uang Perjalanan Dinas DPRD Tanggamus, DPP KAMPUD Minta KEJATI Lampung Umumkan Tersangka

Rabu, 17 September 2025 - 17:24 WIB

Eks Jaksa Azam Akhmad Akhsya Divonis 9 Tahun Penjara, Denda Rp500 Juta dan Uang Pengganti Rp11,7 Miliar

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:23 WIB

Sepuluh Perusahaan Swasta Didakwa Rugikan Negara Rp 7,87 Triliun dalam Kasus Asabri

Jumat, 22 Agustus 2025 - 01:05 WIB

Kejari Tanjung Perak Tahan Direktur PT DJA Tersangka Korupsi Kredit Modal Kerja Bank BUMN Rp7,9 Miliar

Jumat, 15 Agustus 2025 - 22:51 WIB

KPK Tegaskan Pengembalian Uang oleh Bupati Pati Sudewo Tak Hapus Unsur Korupsi

Berita Terbaru