Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia

baraNews

Kamis, 9 April 2026 - 10:15 WIB

50204 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Kualitas layanan kesehatan selama ini identik dengan hasil klinis—akurasi diagnosis, efektivitas terapi, dan tingkat kesembuhan.

Namun, cara pandang tersebut mulai bergeser. Di berbagai negara, termasuk Indonesia, perhatian terhadap bagaimana pasien mengalami layanan kini menjadi semakin penting.

_Healthcare is not just about treating patients. It’s about how they feel throughout their journey.__

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi pasien, pengalaman tidak berhenti pada hasil akhir. Ia terbentuk dari keseluruhan perjalanan—mulai dari akses awal, interaksi dengan tenaga medis, hingga kejelasan informasi dan rasa empati yang diterima.

Di banyak organisasi layanan kesehatan, tantangan yang serupa masih muncul. Layanan belum selalu konsisten di setiap touchpoint, interaksi belum sepenuhnya berbasis empati, dan pengalaman pasien masih sulit diukur serta ditingkatkan secara sistematis. Masalahnya bukan semata pada kompetensi individu, melainkan belum adanya pendekatan yang terstruktur dan dapat direplikasi.

Secara global, patient experience telah berkembang menjadi disiplin yang lebih matang dengan kerangka kerja, metodologi, dan standar yang jelas. Pendekatan ini tidak lagi berhenti pada pemahaman konsep, tetapi berfokus pada bagaimana pengalaman dapat dirancang, diukur, dan dikelola secara konsisten.

Sebuah solusi yang diakui secara global sebenarnya telah ada, dan kini mulai hadir di Indonesia. *PXS™ (Patient Experience Specialist)*, sertifikasi yang dikembangkan oleh CX University, diperkenalkan melalui The Bridge Academy sebagai upaya menghadirkan pendekatan yang lebih terstruktur dalam mengelola pengalaman pasien.

Relevansi pendekatan ini terletak pada kemampuannya menerjemahkan patient experience menjadi kapabilitas yang nyata. Bukan sekadar konsep, tetapi sesuatu yang dapat dijalankan, diukur, dan ditingkatkan secara berkelanjutan mulai dari penyelarasan strategi, pembangunan budaya yang berorientasi pada pasien, hingga penggunaan metrik dan umpan balik untuk mendorong perbaikan yang konkret. Pada saat yang sama, desain perjalanan pasien menjadi kunci untuk memastikan konsistensi pengalaman di setiap titik interaksi.

Perubahan ini juga memperluas pemahaman tentang siapa yang bertanggung jawab atas patient experience. Ia tidak lagi berada di tangan tenaga medis semata. Staf administrasi, manajemen, penyedia asuransi, hingga mitra layanan pendukung turut membentuk persepsi pasien secara keseluruhan. Dengan demikian, peningkatan pengalaman pasien menjadi kapabilitas lintas sistem yang membutuhkan keselarasan, bukan sekadar keahlian individu.

Seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat, definisi kualitas layanan kesehatan pun ikut berubah. Keunggulan klinis tetap menjadi fondasi utama, tetapi tidak lagi berdiri sendiri. Pasien kini menilai layanan dari bagaimana mereka diperlakukan, bagaimana mereka diajak berkomunikasi, dan seberapa mudah perjalanan yang mereka jalani. Dalam konteks ini, pengalaman bukan lagi pelengkap—melainkan bagian dari layanan itu sendiri.

The Bridge Academy sebagai lembaga pengembangan profesional di bidang customer experience (CX) berperan dalam menghadirkan pendekatan ini ke Indonesia. Sebagai mitra resmi dari CX University, lembaga ini membawa program sertifikasi global yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara konsep dan implementasi, sekaligus membantu organisasi membangun kapabilitas yang lebih terukur dan konsisten.

Bagi organisasi dan profesional yang ingin bergerak lebih jauh, pendekatan seperti PXS™ menawarkan langkah yang lebih konkret. Program ini tidak hanya relevan bagi dokter dan perawat, tetapi juga bagi pengelola rumah sakit, layanan ambulatory care, perusahaan asuransi, hingga organisasi pendukung layanan kesehatan yang ingin meningkatkan kualitas interaksi dengan pasien.

Pada akhirnya, tantangan dalam patient experience bukan lagi soal kesadaran.

Melainkan tentang kesiapan untuk membangunnya sebagai kapabilitas yang nyata terstruktur, terukur, dan dapat dijalankan secara konsisten.

Berita Terkait

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL
Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa
DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan
Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues
PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh
Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!
UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum
Mahasiswa NTB Geruduk Kementerian ESDM, Desak Pemerintah Bongkar Stagnasi IPR

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dari Penolakan hingga Dugaan Pelanggaran, Proyek Tower Batununggal Kian Mengundang Tanda Tanya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Penambang Rakyat di Belitung Timur Desak PT Timah Naikkan Harga Beli

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:54 WIB

IMM Bulukumba Desak Bupati & BKPSDM Lakukan PTDH Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Cetak Kader Edukator, Sosialisasi Keamanan Pangan Siap Saji Sasar Komunitas Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:12 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Kejar Target Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bulukumpa

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:47 WIB

Jumat Berkah XTC Indonesia Kota Cirebon, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:54 WIB

Jambore GTK PAUD Kabupaten Subang 2026 Resmi Dibuka, Sekdis Disdikbud Tekankan Tiga Pilar Pembangunan Pendidikan

Berita Terbaru