Kakorlantas Bekukan Sementara Penggunaan Strobo dan Sirene, Sedang Dievaluasi

baraNews

Minggu, 21 September 2025 - 19:10 WIB

50449 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa penggunaan strobo dan sirene di jalan raya resmi dibekukan sementara. Keputusan ini diambil karena saat ini penggunaan alat tersebut sedang dalam tahap evaluasi internal.

“Pembekuan sementara sambil evaluasi,” kata Irjen Agus saat dihubungi wartawan, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Agus, fungsi strobo dan sirene yang selama ini digunakan dalam pengawalan dinilai perlu ditertibkan. Ia menyebut bahwa hanya kendaraan dalam kondisi darurat yang seharusnya menggunakan peralatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengawalannya tetap bisa. Suara-suara ini yang kita evaluasi alias kita bekukan sementara. Mobil pejabat tertentu tetap dikawal,” ujarnya.

Meski pengawalan tetap dilakukan, suara khas sirene dan nyala strobo yang kerap menimbulkan kerisauan pengguna jalan akan dibatasi.

Agus pun mengimbau jajarannya untuk tidak sembarangan mengaktifkan rotator dan sirene. Menurutnya, jika tidak dalam situasi prioritas atau darurat, peralatan itu sebaiknya tidak digunakan.

“Rotator dan sirene ini bukan untuk gaya-gayaan. Ada aturannya, ada etikanya. Kita ingin hadirkan ketertiban berlalu lintas, bukan malah menambah keresahan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, permintaan evaluasi penggunaan sirene dan strobo mencuat setelah banyak keluhan dari masyarakat terkait bunyi keras yang dinilai mengganggu, apalagi jika digunakan secara tidak sesuai kondisi.

Hingga kini, evaluasi masih berjalan dan akan diteruskan dengan penertiban internal serta sosialisasi ke publik.

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru