Menkeu Purbaya: Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Akan Dialihkan Jika Tidak Terserap Maksimal

baraNews

Jumat, 19 September 2025 - 21:35 WIB

50485 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperingatkan bahwa anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi dialihkan jika penyerapannya masih rendah. Salah satu skenario yang disiapkan adalah mengalihkan dana tersebut ke program bantuan pangan beras 10 kg yang saat ini juga sedang berjalan.

“Saya akan alihkan ke tempat lain yang lebih siap atau ke masyarakat, seperti perluasan bantuan yang 2 kali 10 kilogram beras,” ujar Purbaya usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).

Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya monitoring efektivitas anggaran oleh Kementerian Keuangan. Purbaya menyebut pihaknya akan menggelar “patroli” atau inspeksi langsung ke sejumlah kementerian/lembaga untuk melihat langsung bagaimana anggaran dibelanjakan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kan bisa diperpanjang ke situ kalau memang enggak bisa diserap,” tambahnya, merujuk pada kemungkinan memperpanjang durasi pembagian bantuan beras 10 kg, yang baru dijadwalkan sampai November 2025.

Purbaya menegaskan bahwa pengalihan ini bukan bentuk teguran terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) selaku pelaksana program MBG, melainkan bentuk dorongan agar program berjalan optimal.

“Bukan negur, kita membantu. Kita bantu secepatnya, tapi kalau enggak bisa juga, kita ambil duitnya. Kan gitu fair, kan. Daripada nganggur duitnya, kan saya bayar bunga juga,” tegas Purbaya.

Meski demikian, jika BGN berhasil menyerap anggaran dengan baik dan menjalankan program secara optimal, maka realokasi tidak akan dilakukan.

“Kalau memang bisa diserap, kan bagus. Jadi saya enggak negur, tapi saya mendukung. Tapi kalau enggak jalan, saya ambil duitnya,” ujarnya.

Purbaya menyebut patroli anggaran akan dimulai pekan depan. Saat ini, pihaknya tengah menyusun kementerian/lembaga mana saja yang akan menjadi prioritas kunjungan.

Sebelumnya, realisasi anggaran MBG sempat jadi sorotan setelah sejumlah kasus keracunan makanan terjadi di berbagai wilayah, termasuk Garut, Lamongan, dan Banggai Kepulauan. Salah satu kritik publik adalah soal efektivitas pelaksanaan di lapangan dan dugaan adanya dapur MBG fiktif.

Pemerintah juga tengah melakukan verifikasi bersama BGN untuk memastikan data dan pelaksanaan program tidak menimbulkan masalah hukum dan sosial di kemudian hari.

“Saya juga akan kirim tim untuk bantu BGN percepat penyerapannya. Jadi intinya kita bantu dulu, kalau enggak bisa juga, baru kita ambil alih dan alihkan ke yang bisa cepat jalan,” tutupnya.

Program MBG sendiri menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo dalam bidang peningkatan gizi nasional, terutama bagi pelajar sekolah. Namun, dengan anggaran triliunan rupiah yang disiapkan, pemerintah menegaskan bahwa tidak akan membiarkan uang negara menganggur tanpa manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru