Viral Hilang Usai Ricuh, Bima Permana Ditemukan di Malang Sedang Jualan Asongan

baraNews

Kamis, 18 September 2025 - 08:33 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menemukan Bima Permana Putra, warga yang sempat disebut hilang usai aksi unjuk rasa ricuh di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat. Pria berusia 23 tahun itu ditemukan dalam kondisi selamat di Malang, Jawa Timur, pada Rabu (17/9/2025), sekitar pukul 13.55 WIB.

Kabar penemuan Bima disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangan kepada wartawan.

“Update informasi dari tim khusus pencarian orang hilang, Polda Metro Jaya telah menemukan satu orang warga tersebut,” ujar Brigjen Ade Ary, Rabu (17/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bima sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun Instagram milik KontraS (@kontras_update) mengunggah daftar nama warga yang hilang sejak demo pada 30–31 Agustus 2025. Dalam daftar tersebut, Bima disebut sebagai non-demonstran yang terakhir terlihat di kawasan Glodok pada 31 Agustus.

Meski tidak ada laporan resmi dari keluarga ke pihak kepolisian, Polda Metro Jaya tetap menindaklanjuti informasi viral tersebut. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum yang dipimpin AKBP Resa Fiardi Marasabessy langsung melakukan pelacakan secara digital dan fisik.

Hasilnya, Bima ditemukan di area Klenteng Eng An Kiong, Jl RE Martadinata No 1, Kota Lama, Kecamatan Kedaung Kandang, Kota Malang.

“Yang bersangkutan ditemukan di sekitar Klenteng Eng An Kiong dalam kondisi sehat. Ia diketahui merupakan pedagang asongan yang sedang menjajakan mainan barongsai mini saat ditemukan,” kata Ade Ary.

Dalam pemeriksaannya, Bima mengaku tidak ikut aksi demonstrasi yang berujung ricuh di Jakarta pada akhir Agustus lalu. Ia mengungkapkan bahwa dirinya berada di kawasan Kwitang pada 29–31 Agustus hanya untuk berjualan.

“Ia tidak ikut demo. Pada 29 hingga 31 Agustus, Saudara BPP berada di Kwitang untuk berdagang. Lalu pada 1 September, ia pergi ke Tegal naik motor pribadi, dan di sana ia menjual motornya,” jelas Ade.

Setelah menjual motor, Bima melanjutkan perjalanan ke Malang menggunakan kereta api pada 2 September. Ia sempat menginap di hotel dari tanggal 3 hingga 5 September, lalu mulai berjualan mainan untuk anak-anak di sekitar area kelenteng tempat ia akhirnya ditemukan.

Sebelumnya, KontraS dalam unggahannya mengklaim ada tiga orang yang hilang usai unjuk rasa besar 30–31 Agustus. Mereka adalah:

  1. Bima Permana Putra – Non-demonstran, hilang sejak 31 Agustus, lokasi terakhir disebut di Glodok.
  2. M. Farhan Hamid – Demonstran, hilang sejak 31 Agustus, terakhir terlihat di sekitar Brimob Kwitang.
  3. Reno Syahputradewo – Demonstran, hilang sejak 30 Agustus, juga disebut terakhir terlihat di kawasan Brimob Kwitang.

Polda Metro Jaya sendiri kini telah membentuk Posko Pengaduan Orang Hilang di Aula Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, guna menindaklanjuti setiap informasi terkait warga yang belum dapat ditemukan pasca kericuhan demonstrasi.

“Kami akan terus membantu menelusuri keberadaan mereka yang dilaporkan hilang, baik secara resmi atau melalui informasi media sosial, dengan tetap menjunjung tinggi asas transparansi dan akurasi informasi,” tutup Ade Ary. (*)

Berita Terkait

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia
PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Temuan Gas “Whip Pink”, Tegaskan Vape Pintu Masuk Narkoba
Smartrie Group Hadiri Forum Saudi–Indonesia Umrah Exchange 2026, Dorong Kepastian Regulasi dan Peningkatan Layanan Jamaah
Oragnisasi Kepemudaan Apresiasi Penganugerahan Bintang Jasa Utama Kepada Kepala BGN Dadan Hindayana
Kodaeral V Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya Tahun 2026
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:05 WIB

Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB