Jakarta – Tim Khusus Gabungan Polda Metro Jaya akhirnya berhasil menemukan Eko Purnomo, salah satu nama yang sebelumnya sempat disebut hilang dalam aksi unjuk rasa di Jakarta oleh akun media sosial milik KontraS. Eko ditemukan dalam keadaan selamat di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.
“Tim Khusus Gabungan yang dibentuk Kapolda Metro Jaya berhasil menemukan Eko Purnomo,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi dalam keterangan resminya, Kamis (18/9/2025).
Nama Eko Purnomo sebelumnya muncul dalam unggahan akun Instagram @kontras_update, yang menyebut ada empat orang diduga hilang usai aksi demonstrasi 30–31 Agustus 2025 di Jakarta. Postingan itu menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.
Tim Polri langsung bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut meski tidak ada laporan resmi dari keluarga ke kantor polisi.
“Pencarian dilakukan berdasarkan informasi dari media sosial. Lalu kami mulai melakukan penelusuran dengan menghubungi keluarga,” kata Ade Ary.
Dari hasil penelusuran awal, orang tua Eko membenarkan bahwa putranya memang tidak pulang. Namun, mereka menyampaikan bahwa Eko sempat mengirimkan pesan WhatsApp, yang isinya pamit berangkat kerja ke Kalimantan.
Berbekal informasi tersebut, tim gabungan melakukan penyelidikan lanjutan. Analisis lokasi dan data keluarga mengarah pada sebuah dusun di wilayah Desa Kuala Jelai, Kecamatan Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah.
“Tim gabungan kami kemudian berkoordinasi dengan Polsek Kuala Jelai dan Polres Sukamara untuk penyelidikan di lapangan,” jelas Ade.
Hasilnya, Eko Purnomo ditemukan hidup sehat, bekerja sebagai penangkap ikan (nelayan tradisional) di kawasan pesisir Kuala Jelai, Kalimantan Tengah.
“Diketahui bahwa Sdr. Eko Purnomo benar bekerja sebagai penangkap ikan. Jadi bukan hilang, tapi memang sedang merantau untuk bekerja,” lanjutnya.
Saat ini, Polsek Kuala Jelai tengah memeriksa Eko Purnomo guna mengonfirmasi latar belakang perjalanannya, dan mengapa namanya bisa masuk dalam daftar orang hilang yang dikaitkan dengan aksi unjuk rasa di Jakarta.
Polda Metro Jaya juga kembali mengingatkan pentingnya melapor ke polisi apabila ada anggota keluarga yang benar-benar hilang, untuk mencegah informasi yang simpang siur atau viral tidak berdasar.
“Kami tetap membuka posko pengaduan orang hilang. Kalau memang ada yang merasa anggota keluarganya tidak kembali, silakan lapor resmi ke kami agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat dan akurat,” tegas Brigjen Ade Ary.
Sebelumnya unggahan KontraS menyebut empat orang hilang usai aksi demo, termasuk Eko Purnomo. Namun, setelah penelusuran, beberapa di antaranya diketahui tidak berada di lokasi unjuk rasa melainkan menjalani aktivitas pribadi di tempat lain.
































