Viral! Massa Serbu Rumah Eko Patrio, Barang Berharga Dibawa Keluar

baraNews

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:59 WIB

50475 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

https://www.instagram.com/p/DN_GO_GkshA/

Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan penjarahan di rumah politikus PAN, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, ramai beredar di media sosial, Sabtu (30/8/2025) petang. Dalam rekaman, terlihat sejumlah orang membawa barang-barang dari kediaman Eko di Jalan Denpasar Raya, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut situasi kini sudah kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya benar. Sudah kondusif,” kata Kombes Nicolas saat dihubungi Sabtu malam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa sudah berada di jalan sekitar pukul 20.00 WIB, sempat menunggu di pinggir jalan sebelum akhirnya memaksa satpam perumahan membuka portal yang tertutup rapat. Satpam tak berkutik saat portal dibuka secara paksa.

Begitu tiba di kediaman Eko Patrio, massa melarang siapa pun merekam, termasuk awak media. Aksi mereka sempat tertahan oleh personel TNI dari Kodam Jaya yang berjaga di depan rumah, namun upaya persuasif itu diabaikan. Tak lama kemudian, sejumlah massa keluar membawa berbagai barang berharga dari dalam rumah, mulai dari sepeda lipat, TV LED, tas peralatan dapur, hingga barang-barang lain. Massa yang telah membawa barang kemudian mengajak kerumunan di luar untuk ikut masuk.

“Masuk, masuk, masuk. Ambil semua, ini punya rakyat,” teriak mereka.

Petugas gabungan TNI-Polri masih berjaga di lokasi untuk mencegah kemungkinan aksi lanjutan. Sampai saat ini, polisi belum merinci barang apa saja yang dibawa oleh massa. Polisi juga masih menyelidiki kronologi kejadian untuk mengidentifikasi pelaku dan menghitung kerugian.

Insiden ini mengingatkan pada peristiwa serupa di rumah politikus NasDem, Ahmad Sahroni, di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Saat itu, sejumlah barang berharga juga hilang setelah massa merangsek masuk ke kediamannya.

Pihak kepolisian meminta masyarakat tidak menyebarkan spekulasi dan tetap tenang. Pemantauan keamanan terus dilakukan untuk mencegah insiden serupa. (*)

Berita Terkait

Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK
BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks
Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan
Megawati Kritik Variasi Menu Program MBG dan Soroti Efisiensi Anggaran Daerah
Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang
Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras
Kematian Sutrimo Masih Misterius, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:29 WIB

BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Megawati Kritik Variasi Menu Program MBG dan Soroti Efisiensi Anggaran Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Eks Menteri Agama Yaqut Qoumas Didakwa Korupsi Rp622 Miliar dari Kuota Haji Tambahan

Berita Terbaru