BARANEWS.COM – Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau, dikenal sebagai salah satu wilayah yang terus berkembang di pesisir Riau dekat perbatasan Selat Malaka. Namun, pesatnya kemajuan zaman dan era digital di wilayah ini diduga turut dimanfaatkan untuk bisnis ilegal yang melanggar norma dan etika sosial.
Salah satu fasilitas yang disorot berada di Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko. Sebuah rumah kost di kawasan tersebut diduga kuat telah beralih fungsi menjadi tempat praktik prostitusi online berbasis aplikasi internet.
Berdasarkan keluhan masyarakat sekitar, aktivitas di lokasi tersebut dinilai sangat meresahkan. Warga sering melihat sejoli maupun pria dan wanita keluar-masuk area kost hingga larut malam hingga dini hari dengan mengenakan pakaian minim dan seksi.
“Aktivitas seperti itu sepertinya terus terjadi, terutama saat tengah malam sampai pagi hari. Jelas membuat masyarakat sekitar merasa tidak nyaman,” ungkap salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, Selasa (06/10).
Berdasarkan hasil pemantauan langsung tim media Baranews.com di lokasi pada malam hari, tampak satu unit kendaraan roda empat terparkir di area depan rumah kost. Tak lama berselang, terlihat pula dua unit sepeda motor (kereta) yang dikendarai secara berpasangan keluar dari lokasi dengan pakaian yang tampak minim.
Atas kondisi tersebut, warga mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir bersama aparat penegak hukum dan Satpol PP untuk segera melakukan pengecekan serta penertiban di lokasi rumah kost tersebut demi menjaga ketertiban umum dan mencegah praktik maksiat di wilayah setempat.
Laporan: Alek Marzen
Editor: Redaksi

































