PW GPA DKI : Mengajak Semua Elemen Menyampaikan Pesan Secara Damai, Menjauhkan Diri dari Anarkisme

baraNews

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 08:23 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 Agustus 2025 | Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah mengajak seluruh massa aksi yang memiliki semangat untuk menyuarakan pendapat dan tuntutan unjuk rasa agar melakukan aksi dengan damai, mengedepankan kedamaian, dan menghindari segala bentuk kekerasan dan anarkisme.

Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli, kita memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi, namun hal itu harus dilakukan dengan cara yang santun, tertib, dan menghormati hak orang lain. Mari kita tunjukkan bahwa kita dapat berprotes dengan cara yang penuh penghormatan terhadap sesama, serta menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Poin-Poin Penting dalam Aksi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Sampaikan Pesan dengan Damai
Mari kita sampaikan pesan-pesan kita dengan cara yang jelas, rasional, dan penuh dengan solusi. Gunakan kata-kata yang mendidik dan membawa perubahan positif, tanpa perlu merusak atau mencederai siapa pun.

2. Hindari Tindakan Anarkis
Tidak ada tempat bagi kekerasan dalam perjuangan kita. Semua pihak—baik itu pengunjuk rasa, aparat keamanan, maupun masyarakat umum—harus saling menjaga dan menghormati. Aksi yang anarkis hanya akan merugikan kita semua dan merusak perjuangan yang lebih besar.

3. Kolaborasi dengan Aparat Keamanan
Kami mengajak seluruh massa aksi untuk bekerja sama dengan aparat kepolisian dan pihak keamanan. Dengan komunikasi yang baik dan saling menghargai, kita dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif dan aman bagi semua.

4. Mari kita Menjaga Keamanan dan Ketertiban sebagai bagian dari masyarakat, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban. Mari kita jaga agar aksi kita tetap berjalan dengan tertib, tidak merusak fasilitas umum, dan menghindari provokasi yang bisa memperburuk situasi.

5. Pesan Utama Tidak Ada Tempat untuk Kekerasan
Kami menegaskan bahwa dalam setiap bentuk perjuangan, tidak ada tempat untuk kekerasan atau tindakan anarkis. Kedamaian adalah jalan yang lebih kuat dan lebih efektif untuk mencapai tujuan bersama.

Menyebarkan pesan damai, mengajak masyarakat untuk menghindari kekerasan dan aksi anarkis.

Menunjukkan solidaritas dan kolaborasi positif antara masyarakat dan aparat.

Kami juga mengajak massa Aksi yang mencintai kedamaian untuk bersih-bersih damai depan Polda Metro Jaya dan Brimob

Kami mengajak seluruh masyarakat khususnya para individu yang mencintai kedamaian dan harmoni, untuk bersama-sama melakukan aksi kolaborasi bersih-bersih di area sekitar Polda Metro Jaya dan Markas Brimob. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara dan mengaja masyarakat agar menyampiakan aspirasi dengan damai

Mari kita tunjukkan Perjuangan dengan tindakan yang mendidik dan damai, yang dimana kita sebagai orang-orang yang terdidik

Dengan semangat persatuan, mari kita terus memperjuangkan hak-hak kita, namun dengan cara yang penuh rasa hormat terhadap sesama dan menjaga ketertiban. Jangan biarkan suara kita ternoda oleh tindakan yang merugikan banyak pihak, dan meminta swmua pihak untuk tidak terprovokasi oleh kelompok yang tidak senang di kepemimpinan Presiden Prabowo Sibianto

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan
Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah

Ketua
Dedi Siregar

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Otak Kamu Ada Nggak”, Benny K Harman Minta Maaf Atas Pernyataan Kontroversial
Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim
Iring-iringan Prabowo Lewat, Pengendara Gatot Subroto Protes dengan Klakson Panjang
Tanggapi Gugatan Ijazah, Presiden Jokowi: Jika Yakin Palsu Bawa Saja Buktinya ke Persidangan
Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK
BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks
Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Audiensi Pimpinan ABS dan FBO dengan Dewan Pelindung, Teguhkan Komitmen Pembentukan ABS Law Firm dan FBO Law Firm

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 18 Mei 2026 - 08:59 WIB

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues

Senin, 18 Mei 2026 - 06:55 WIB

PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh

Senin, 11 Mei 2026 - 15:34 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:56 WIB

UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum

Berita Terbaru

NASIONAL

Hakim Salah Sebut Gelar dalam Sidang Banding Nadiem Makarim

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:37 WIB