Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya

baraNews

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:56 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU, 25 Agustus 2026 – Kota Pekanbaru, Riau, kini tengah dikepung kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas. Kondisi ini menyebabkan kualitas udara di ibu kota Provinsi Riau tersebut merosot tajam hingga menyentuh kategori berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, konsentrasi partikulat PM 2.5 di Pekanbaru tercatat mencapai angka 339,9 mikrogram per meter kubik. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya, yang sekaligus menandai level terburuk sejak kabut asap mulai menyelimuti wilayah tersebut dalam sepekan terakhir. Sayangnya, upaya pemantauan mandiri oleh warga terkendala akibat kerusakan alat pencatat kualitas udara di Jalan Sudirman, yang membuat masyarakat kesulitan mengetahui kondisi udara terkini secara akurat.

Paparan kabut asap yang telah meluas ke berbagai sektor, mulai dari pusat pemerintahan, pemukiman penduduk, hingga pusat perdagangan, memicu kekhawatiran serius terkait ancaman kesehatan. Masyarakat kini mulai mengeluhkan sesak napas, terutama pada pagi dan siang hari, serta risiko meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan, pneumonia, hingga iritasi mata. Sebagai langkah respons cepat, aparat kepolisian telah mengerahkan tim di berbagai jalan protokol untuk membagikan 500 masker kepada para pengendara yang melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain berdampak pada kesehatan, kabut asap juga mengancam sektor transportasi udara. Kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim II dilaporkan tertutup kabut asap cukup pekat, yang memicu kekhawatiran terhadap keselamatan keberangkatan dan pendaratan pesawat. Kendati demikian, pengelola bandara menyatakan bahwa hingga saat ini operasional penerbangan masih berjalan normal tanpa adanya penundaan jadwal.

Di sisi lain, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan BPBD terus berjibaku memadamkan titik api di dua kabupaten, yakni Pelalawan dan Kampar. Fokus pemadaman di Kabupaten Pelalawan menyasar lahan seluas sekitar 700 hektar, di mana separuh dari total area tersebut dilaporkan berhasil dikendalikan. Guna mendukung operasi tersebut, otoritas terkait telah mengerahkan 150 alat berat serta membangun 180 embung sebagai cadangan sumber air di lokasi kebakaran. (*)

Berita Terkait

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
Fenomena Sungai Kapuas Mengering, Warga Sekadau Manfaatkan Hamparan Pasir
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Duren Sawit, Puluhan Bangunan Hangus Terbakar
Dari Penolakan hingga Dugaan Pelanggaran, Proyek Tower Batununggal Kian Mengundang Tanda Tanya
Jumat Berkah XTC Indonesia Kota Cirebon, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat
Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa
DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan
Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Bulukumba Gelar Penyuluhan Lalu Lintas dan Salurkan Sembako kepada Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Arogansi di Ruang Pengadilan: Aksi Siram Air AMPB di PN Pati Coreng Marwah Peradilan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:57 WIB

TAMBANG DI MANYAMPA DISEGEL, DLHK TURUN KE LOKASI: PENEGAKAN HUKUM JANGAN BERHENTI PADA GARIS SEGEL!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Polres Bulukumba Kembali Bagikan Makanan di Jumat Berkah, Sediakan Menu Sehat dan Enak.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:43 WIB

Tak Hanya Atur Lalu Lintas Pagi, Aiptu Usman Turut Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:20 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Rampungkan Pembangunan Jembatan Garuda Penghubung Dua Desa di Herlang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:13 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Rampungkan Pembangunan Jembatan Garuda Penghubung Dua Desa di Herlang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:10 WIB

Aksi Nyata Cegah Luapan Air, Babinsa Bersama Pemerintah dan Warga Tanah Kongkong Gelar Kerja Bakti Massal

Berita Terbaru