Dari Aktivis Menjadi Wakil Rakyat Jakarta

REDAKSI JAKARTA

Selasa, 14 Oktober 2025 - 11:32 WIB

50186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menjadi anggota legislatif DKI Jakarta sempat tidak pernah terbayangkan oleh Josephine Simanjuntak. Sebelumnya, ia pernah gagal dalam kontestasi bakal calon legislatif. Namun kegigihannya berbuah hasil. Pada Senin, 26 Agustus 2024, Josephine resmi dilantik bersama 106 anggota DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Ia terpilih mewakili rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV Jakarta Timur yang meliputi Matraman, Cakung, dan Pulo Gadung melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kini, Josephine duduk di Komisi C DPRD DKI Jakarta sekaligus tergabung dalam Badan Musyawarah DPRD DKI Jakarta. Legislator yang dikenal tegas ini bertekad menjadi wakil rakyat yang amanah, serta memperjuangkan kepentingan warga menuju taraf hidup yang lebih baik.

Josephine bukanlah wajah baru dalam dunia politik. Sebelum bergabung dengan PSI, ia sempat menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Kecintaannya pada politik sudah terlihat sejak remaja, ketika ia aktif di berbagai organisasi kepemudaan. Beberapa jabatan strategis pernah diembannya, antara lain Sekretaris Pemuda Demokrat Indonesia DKI Jakarta, Wakil Ketua Pemuda Demokrat Pusat, dan Wakil Ketua Alumni KNPI DKI Jakarta.
Pengalaman panjang di dunia organisasi membuat Josephine memiliki kedekatan khusus dengan isu kepemudaan. Menurutnya, generasi muda adalah kunci dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai Global City.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah seminar kepemudaan, perempuan kelahiran Jakarta, 22 Desember 1968 ini menegaskan pentingnya kesiapan pemuda menghadapi transformasi Jakarta menuju kota global.

“Kita harus mengikuti zaman atau tertindas oleh zaman. Pemuda jangan lemah. Apa yang kalian tekuni hari ini, jadikan modal kreativitas untuk masa depan. Kita juga harus menguasai teknologi, termasuk AI, agar tidak tertinggal,” tegasnya.

Josephine melihat bahwa Jakarta, sebagai kota terbesar di Asia Tenggara sekaligus jantung perekonomian Indonesia, membutuhkan peran aktif generasi muda untuk mampu bersaing di panggung global.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meluncurkan inisiatif Jakarta RISE 20, program strategis lintas sektor untuk mendorong posisi Jakarta masuk 20 kota global teratas dunia pada tahun 2045, bertepatan dengan perayaan 100 tahun kemerdekaan Indonesia.

Jakarta RISE 20 menekankan pada inovasi, konektivitas global, pertumbuhan inklusif, dan keberlanjutan lingkungan. Meski status Jakarta tidak lagi sebagai ibu kota, perannya tetap vital sebagai pusat ekonomi nasional sesuai dengan arah Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Berdasarkan Oxford Global City Index, ada enam indikator utama sebuah kota dikategorikan global, yaitu: kebebasan ekonomi, riset dan pengembangan, interaksi multikultural, kualitas hidup, keberlanjutan lingkungan, dan aksesibilitas publik.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bahkan menargetkan peningkatan peringkat Jakarta dalam Global Cities Index Kearney. Saat ini, Jakarta berada di peringkat ke-74 dunia. Peta jalan menuju 2045 mencakup penguatan SDM, transformasi birokrasi, identitas budaya, transparansi komunikasi publik, serta pembangunan infrastruktur ramah lingkungan.

Saat peringatan HUT ke-498 Jakarta pada 22 Juni 2025, Josephine menegaskan bahwa perayaan tidak boleh sekadar seremoni.

“Hari jadi Jakarta harus menjadi momentum refleksi diri. Warga Jakarta perlu terus mengembangkan potensi diri agar mampu berdikari menghadapi persaingan global. Jakarta harus berbenah menuju kota yang lebih sejahtera,” ujarnya di Gedung DPRD.

Ia juga mengingatkan Pemprov DKI agar konsisten menjalankan komitmen membangun Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global yang mensejahterakan warganya.

Dengan pengalaman, komitmen, dan kepeduliannya terhadap pemuda serta masyarakat, Josephine tampil sebagai sosok legislator yang tak hanya hadir di ruang rapat, tetapi juga dekat dengan denyut kehidupan warganya.

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:48 WIB

Dokter Tifa Hentikan Penelitian Polemik Ijazah Jokowi, Pilih Kembali Fokus ke Dunia Kesehatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Pemerintah Pastikan Kondisi Politik dan Keamanan Tetap Aman di Tengah Dinamika Global

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:03 WIB

Viral Tumpukan Uang di SPPG Pesisir Barat, Warga Tuntut Keterbukaan dan Investigasi Mendalam

Senin, 27 Juli 2026 - 22:22 WIB

Polemik Istilah “Londo Ireng”, Ahmad Khozinudin Tegaskan Kritik sebagai Pengawal Demokrasi

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:13 WIB

Royal Enfield Gaspol Bangun Kepercayaan Konsumen, Service Campaign UCE Nusantara Digelar di Antasari

Berita Terbaru