Aliansi Masyarakat Depok Bersatu Siap Demo DPR Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset hingga Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

baraNews

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:42 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/8/2026). Aksi ini menuntut segera disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, penerapan hukuman mati bagi koruptor, serta penurunan harga kebutuhan pokok yang dinilai terus membebani masyarakat.

Koordinator aksi, Yusuf, menyatakan bahwa ketiga tuntutan tersebut merupakan hasil kesepakatan yang telah dirumuskan dalam konsolidasi internal aliansi. Ia memperkirakan sekitar 2.000 warga akan terlibat dalam aksi tersebut. Sebelumnya, massa AMDB dijadwalkan turun ke jalan di depan Kantor DPRD Kota Depok pada Rabu (25/8/2026) sebagai bagian dari rangkaian aksi.

Setelah aksi di Depok, massa AMDB akan bergabung dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang sudah lebih dahulu direncanakan melakukan demonstrasi di Jakarta pada Jumat (27/8/2026). Yusuf menegaskan bahwa gabungan massa ini berkomitmen mengawal tuntutan agar mendapat perhatian serius oleh DPR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain tuntutan utama soal RUU Perampasan Aset dan hukuman mati bagi koruptor, demonstran juga menyoroti isu pemblokiran rekening milik warga Pati yang digunakan sebagai rekening donasi. Mereka menilai tindakan ini sebagai upaya pembungkaman terhadap partisipasi masyarakat dalam mengawal aspirasi.

Aksi ini berlangsung di tengah kondisi sosial-ekonomi yang dianggap kian berat oleh masyarakat, dengan harga kebutuhan pokok yang terus naik dan belum ada solusi yang konkrit dari pemerintah maupun DPR. Demonstran meminta agar wakil rakyat segera merealisasikan janji-janji legislasi yang berpihak pada rakyat kecil.

Pengamat politik menilai bahwa demonstrasi ini merupakan tekanan publik yang penting bagi DPR untuk mempercepat proses pembahasan RUU yang menyangkut pemberantasan korupsi dan pelindungan aset negara. Penundaan atau pengabaian aspirasi bisa memicu kekecewaan yang lebih besar di kalangan masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari DPR terkait aksi yang akan berlangsung. Namun, aparat keamanan dipastikan akan diterjunkan untuk mengawal jalannya demonstrasi agar berlangsung tertib dan kondusif.

Demonstrasi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat sipil untuk mengingatkan wakil rakyat akan tanggung jawab mereka dalam memperjuangkan keadilan sosial dan pemberantasan korupsi di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?
Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum
Respons Hercules soal Kericuhan Pascademo DPR dan Komunikasi dengan Habib Bahar
Video Lama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kembali Viral di Tengah Sorotan Terhadap GRIB Jaya

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Respons Hercules soal Kericuhan Pascademo DPR dan Komunikasi dengan Habib Bahar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Video Lama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kembali Viral di Tengah Sorotan Terhadap GRIB Jaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Dorong Kepengurusan yang Efektif demi Pelayanan Organisasi yang Lebih Optimal

Berita Terbaru