BARA NEWS-BULUKUMBA
– 23 Oktober 2025.– Gelombang protes masyarakat Bulukumba, khususnya para nelayan, semakin memuncak terkait maraknya aksi pengeboman ikan di perairan Bulukumba. Cabang Dinas Kelautan (CDK) Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, menjadi sorotan utama dan dikecam karena dianggap tidak bertindak tegas dalam mengatasi masalah ini.
Salah satu tokoh masyarakat Bulukumba, H.A. Gunawan, menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan pengeboman yang merusak ekosistem laut. “Saya mengecam dengan keras tindakan pengeboman ini. Mana itu Cabang Dinas Kelautan? Jangan tutup mata! Jangan hanya nama yang besar, tapi kerja bobrok,” ujarnya dengan nada geram.
Sebagai instansi yang memiliki wewenang pengawasan terhadap aktivitas di laut, CDK Provinsi Sulawesi Selatan seharusnya bertindak proaktif dalam menindak segala ancaman yang dapat merusak ekosistem laut. “Jangan hanya pakaian yang rapi dengan lambang di baju yang berjejeran, tapi kerja tidak maksimal,” imbuh H.A. Gunawan.
H.A. Gunawan berharap agar CDK Provinsi Sulawesi Selatan segera menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat terkait tindakan perusakan dan pengeboman di laut Bulukumba. “Kami meminta agar CDK segera bertindak tegas demi menjaga kelestarian laut Bulukumba,” tegasnya.
Aksi pengeboman ikan ini tidak hanya merusak terumbu karang dan habitat laut lainnya, tetapi juga mengancam mata pencaharian nelayan tradisional yang bergantung pada kelestarian sumber daya laut. Masyarakat Bulukumba mendesak agar pemerintah daerah dan pihak berwenang segera mengambil tindakan konkret untuk menghentikan praktik ilegal ini dan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku.
Narasumber.H.Andi Gunawan.
Pewarta Basri.
































