Moderatisme dan Konsolidasi Ulama Nusantara Jadi Tema Utama dan Spirit Munas Pertama MUN

baraNews

Selasa, 25 Februari 2025 - 07:00 WIB

50607 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKARTA- Majelis Ulama Nusantara (MUN) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional Pertama pada hari Jumat, 28 Februari 2025 di Jakarta dengan tema “Konsolidasi Ulama Nusantara Untuk Kemashlahatan Bangsa dan Negara.” MUN didirikan sebagai perwujudan dari suatu niat fastabiqul khoirot dengan semangat aswaja, moderat, nasionalis dan lintas profesi keilmuan.

“Umat dan masyarakat Indonesia sedang terpolarisasi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak ingin bangsa Indonesia maju, tidak ingin pemerintahan berjalan baik dan Indonesia jaya, kami hadir harus mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan bangsa ini, bukan malah menjadi bagian dari masalah yang sedang dihadapi oleh bangsa ini,” ujar Ketua Panitia Pengarah (SC) Munas Pertama MUN, Kyai Alwiyan, dalam siaran persnya.

Lebih lanjut, Kyai Alwiyan menyatakan bahwa umat dan masyarakat dikompor-kompori, diadu domba dengan isu-isu SARA. Pemerintah dianggap seperti penjajah, kebijakan-kebijakan pemerintah dimusuhi, pengusaha dituduh oligarki, padahal itu semua hanyalah ilusi yang faktanya memang tidak ada, karena bagaimanapun Indonesia adalah negara demokrasi yang berdasarkan hukum, semua harus tunduk terhadap hukum. Bahkan, alim ulama juga tak sedikit yang menjadi korban adu domba tersebut dan dimanfaatkan oleh kepentingan si pengadu domba ini. Karenanya, alim ulama perlu melakukan konsolidasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para pengadu domba ini adalah para pemain lama yang memiliki ideologi politik anti NKRI yang bergabung dengan pihak-pihak yang memiliki dendam politik, persoalan bisnis dan lainnya. Jika alim ulama larut dan masuk dalam adu domba ini, rusak dan hancurlah negara ini karena alim ulama, dalam hal ini ulama Nusantara, adalah pemimpin informal bangsa ini sebelum Indonesia merdeka yang melahirkan NKRI dan menjaga NKRI,”pungkas Kyai Alwiyan.

Munas Pertama MUN juga akan diselenggarakan secara hybrid untuk peserta yang berasal dari pulau Jawa dan luar pulau Jawa. Di munas ini akan ditetapkan visi , misi, fungsi dan strategi MUN, AD/ART MUN, struktur organisasi MUN, program kerja MUN, rekomendasi MUN, dan kepengurusan MUN Pusat untuk masa khidmat pertama.

Berita Terkait

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan
Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis
Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi
LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar
Dorong UMKM Menjadi Ruang Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia
Customer Experience sebagai Wajah Layanan Publik Indonesia: 65 Pimpinan PLN Raih Sertifikasi CX Global

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:38 WIB

Alfred Pabika: Organisasi Kristen yang Melaporkan Jusuf Kalla Telah Membaca Ceramah Secara Sepotong dan Teologis Sempit

Minggu, 19 April 2026 - 10:58 WIB

SYIFA DAN AULIA HARUMKAN MA PP NURUL FALAH DI AJANG LOMBA OPINI IOU INDONESIA

Minggu, 19 April 2026 - 06:04 WIB

Pererat Silaturahmi, Babinsa Serda Akbar Ajak Warga Kahayya Jaga Kamtibmas dan Kebersihan Lingkungan 

Sabtu, 18 April 2026 - 04:21 WIB

Tingkatkan Hasil Panen, Babinsa Tugondeng Kopda Harianto Ajak Petani Fokus Perawatan Tanaman 

Jumat, 17 April 2026 - 11:29 WIB

Kisruh Pemilihan BPD Topanda, Panitia Dituding Bermain di Balik Aturan

Jumat, 17 April 2026 - 10:59 WIB

Bripda M.Ahriadi Personel Satlantas Polres Bulukumba Ikuti MTQ Tingkat Provinsi Sulsel.

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WIB

Sembilan Warga Sipil Puncak Dilaporkan Tewas dalam Operasi Militer; Tokoh Muda Papua Kecam Tindakan di Wilayah Sipil

Jumat, 17 April 2026 - 09:12 WIB

KEJAR AKSES MOBIL, GOTONG ROYONG PERLEBAR JEMBATAN GARUNTUNGAN MASUK HARI KEDUA

Berita Terbaru

PASAMAN BARAT

Sebanyak 70 Peserta Paskibraka memasuki tahap Krusial

Rabu, 22 Apr 2026 - 06:08 WIB