BARA NEWS-BULUKUMBA
-Minggu (19/4/2026)* – Dua siswa kelas XI MA PP Nurul Falah Borongganjang, Desa Garuntungan, Kecamatan Kindang, Syifa Salsabila dan Resky Aulia, dipercaya mewakili madrasah dalam Lomba Menulis Opini Nasional 2026 yang digelar IOU Indonesia. Keikutsertaan keduanya menjadi bukti komitmen madrasah dalam menguatkan budaya literasi di kalangan santri.
Ajang kompetisi tingkat nasional ini mengusung tema _“Empowered Youth–Sustainable Future”_. Tema tersebut mendorong pelajar untuk menyuarakan gagasan kritis terhadap isu-isu aktual, sekaligus mengasah kemampuan berpikir solutif melalui tulisan. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menyampaikan pendapat secara tertulis dan argumentatif dinilai sebagai bekal penting bagi generasi muda.
Bagi Syifa, lomba opini memberi ruang untuk melatih kepekaan dan keberanian menyampaikan ide. “Ikut lomba opini itu seru dan bermanfaat. Kita jadi belajar menyampaikan pendapat dengan jelas dan lebih peka terhadap masalah di sekitar. Walaupun belum tentu menang, yang penting berani mencoba dan bisa menambah pengalaman serta melatih cara berpikir,” ungkap Syifa.
Aulia menambahkan, kompetisi ini sangat relevan untuk pelajar yang ingin mengasah keterampilan menulis. “Lomba ini sangat bermanfaat, apalagi untuk usia pelajar dapat mengembangkan _skill_ dalam menulis. Selain itu, kami sebagai pelajar dapat menuangkan ide-ide kami lewat tulisan ini,” ujar Aulia.
Guru Ekstrakurikuler Seni dan Literasi MA PP Nurul Falah, Yasir Husain, menegaskan bahwa menulis menjadi salah satu program prioritas literasi madrasah. Menurutnya, partisipasi di kompetisi nasional diharapkan memantik semangat santri lain untuk berani berkarya lewat tulisan. “Melalui lomba ini, kami berharap siswa kami bisa memperluas pengalaman dan menambah wawasan dalam literasi dan menulis. Semoga bisa menang,” kata Yasir Husain.
Partisipasi Syifa dan Aulia sekaligus menegaskan bahwa santri madrasah mampu bersaing di level nasional, tidak hanya di bidang keagamaan tetapi juga dalam literasi dan gagasan.
Pewarta. Basri
































