Kisruh Pemilihan BPD Topanda, Panitia Dituding Bermain di Balik Aturan

MUHAMMAD BASRI

Jumat, 17 April 2026 - 11:29 WIB

50272 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARA NEWS-BULUKUMBA
– Proses pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Topanda, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, berubah menjadi polemik serius. Sejumlah kejanggalan mencuat dan memicu dugaan kuat bahwa proses demokrasi di tingkat desa tersebut tidak berjalan secara jujur dan adil.

Panitia sebelumnya telah menetapkan batas waktu pelengkapan berkas administrasi hingga 9 April 2026. Calon yang tidak memenuhi syarat dinyatakan gugur dan tidak berhak mengikuti pemilihan. Namun, aturan itu diduga dilanggar oleh panitia sendiri.

Fakta di lapangan menunjukkan, sejumlah calon yang belum melengkapi berkas justru tetap diloloskan. Ironisnya, mereka bahkan diberi ruang untuk melengkapi dokumen pada hari pencoblosan berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu kandidat, Parwansyah, secara terbuka mempertanyakan integritas panitia. Ia menilai terjadi perlakuan tidak adil yang mencederai prinsip demokrasi.

“Aturan sudah jelas, tapi justru dilanggar oleh panitia sendiri. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi patut diduga ada keberpihakan,” tegasnya, Kamis (16/04/2026).

Merasa dirugikan, Parwansyah mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bulukumba untuk meminta penjelasan resmi. Namun, jawaban yang diterima dinilai belum menjawab substansi persoalan.

Pihak PMD melalui Irban I mengakui adanya calon dengan berkas yang belum lengkap. Meski demikian, mereka berdalih bahwa calon tersebut telah mengantongi surat keterangan dari instansi terkait, seperti dinas pendidikan dan pengadilan.

“Memang belum lengkap, tapi sudah ada surat keterangan. Itu yang menjadi dasar kebijakan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut justru memicu pertanyaan baru. Parwansyah menilai alasan itu tidak cukup kuat jika tidak disertai bukti yang transparan dan bisa diuji publik.

“Kalau memang ada suratnya, kenapa tidak pernah ditunjukkan? Transparansi itu penting, jangan hanya klaim sepihak,” katanya.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan soal menang atau kalah, melainkan tentang rusaknya kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di desa.

Kondisi ini memperkuat dugaan adanya praktik tidak sehat dalam tahapan pemilihan, termasuk potensi keberpihakan panitia yang seharusnya bersikap netral.

Hingga berita ini diterbitkan, panitia pemilihan BPD Desa Topanda belum memberikan klarifikasi resmi atas berbagai tudingan tersebut.

Narasumber.Parwansyah

Pewarta.Basri

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 17:35 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru