JAKARTA | Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, buka suara menanggapi narasi demonstrasi yang dilontarkan oleh kelompok mahasiswa dalam aksi di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada Selasa (18/8). Dalam aksi yang sempat viral di media sosial dengan tagar #MerebutKemerdekaan tersebut, seorang orator menyampaikan kritik tajam terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, bahkan melontarkan pernyataan bernada keras terkait kebijakan pemerintah yang dinilai belum memenuhi ekspektasi masyarakat.
Alih-alih memberikan respons langsung terhadap tudingan orator tersebut, Teddy memilih menyoroti antusiasme serta partisipasi masyarakat dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara. Melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Kamis (20/8), Teddy mengungkapkan bahwa ribuan warga telah memadati kawasan Istana Merdeka sejak pukul 02.00 WIB. Ia menekankan bahwa masyarakat yang hadir datang dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai penjuru tanah air, termasuk dari Sulawesi dan Sumatera, sebagai bentuk perayaan atas semangat kemerdekaan.
Dalam pernyataannya, Teddy menilai bahwa kehadiran warga yang beragam dari berbagai latar belakang dan generasi tersebut menjadi cerminan bahwa semangat persatuan nasional masih tetap terjaga dengan kuat. Pihak Sekretariat Kabinet pun menegaskan bahwa pemerintah tetap menghormati kebebasan berpendapat, namun terus menekankan pentingnya bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Pemerintah mengimbau agar dalam setiap penyampaian pendapat, warga tetap menjaga fasilitas umum serta menghindari tindakan yang berpotensi merusak ketertiban lingkungan. (*)

































