Pemerintah Tegaskan Akan Ambil Tindakan Terukur terhadap Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian

baraNews

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:39 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Pemerintah menegaskan akan mengambil langkah tegas dan terukur terhadap siapa saja yang terbukti menyebarkan hoaks, disinformasi, fitnah, maupun ujaran kebencian yang dapat mengganggu kepentingan masyarakat dan stabilitas nasional. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026), yang dihadiri jajaran petinggi TNI, Polri, Kejaksaan Agung, dan Badan Intelijen Negara.

Djamari Chaniago menekankan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan penyebaran informasi menyesatkan yang berpotensi memecah belah masyarakat terus berlanjut. Ia menegaskan, tindakan hukum akan ditempuh apabila konten yang disebarkan benar-benar merugikan kepentingan publik. Menurutnya, aparat keamanan memiliki prosedur jelas dalam mengambil langkah terhadap pelaku di ruang digital maupun di lingkungan masyarakat.

Pemerintah meminta seluruh pihak untuk menghentikan aktivitas penyebaran informasi yang mengandung unsur kebohongan dan fitnah dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Djamari menjelaskan, bangsa Indonesia sangat membutuhkan suasana yang tenang untuk mendukung keberhasilan pembangunan nasional dan menjaga kesejahteraan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa stabilitas politik dan keamanan adalah kunci bagi pemerintah dalam mengakselerasi program pembangunan, yang pada akhirnya akan memberi manfaat luas bagi rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam momentum menjelang Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana damai sehingga perayaan bisa berlangsung dengan penuh kegembiraan dan persatuan. Djamari mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya dan selalu melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi di ruang digital. Ia meminta seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah akibat narasi negatif yang beredar.

Pemerintah juga mengajak media massa untuk berperan aktif menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Djamari menilai, pers memiliki posisi penting dalam menumbuhkan optimisme, memperkuat ketahanan nasional, dan melindungi ruang publik dari paparan informasi menyesatkan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media dapat terus dijaga demi membangun Indonesia yang damai, sejahtera, dan mampu menghadapi berbagai tantangan global.

Dengan penegasan ini, pemerintah berharap seluruh komponen bangsa dapat bersama-sama menjaga suasana kondusif di berbagai lini kehidupan, serta berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara maju dan sejahtera. (*)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?
Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum
Respons Hercules soal Kericuhan Pascademo DPR dan Komunikasi dengan Habib Bahar
Video Lama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kembali Viral di Tengah Sorotan Terhadap GRIB Jaya

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Respons Hercules soal Kericuhan Pascademo DPR dan Komunikasi dengan Habib Bahar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Video Lama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kembali Viral di Tengah Sorotan Terhadap GRIB Jaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Dorong Kepengurusan yang Efektif demi Pelayanan Organisasi yang Lebih Optimal

Berita Terbaru