Serangan Terorganisir: Upaya Penghancuran Reputasi Prof. Dasco

baraNews

Senin, 7 April 2025 - 13:51 WIB

50471 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Fahri Lubis, aktivis lintas sektoral

Jakarta, 7 April 2025 – Meningkatnya penggunaan media sosial telah memicu peningkatan kasus pembunuhan karakter melalui serangan terorganisir yang dilakukan oleh buzzer. Fahri Lubis, aktivis senior lintas sektoral, menyoroti bahaya fenomena ini, khususnya setelah Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menjadi target kampanye hitam di dunia maya.

Pelaku, yang kerap bersembunyi di balik anonimitas akun media sosial, menyebarkan narasi negatif dan provokatif untuk merusak reputasi Prof. Dasco Ahmad. Serangan serupa juga telah menyasar sejumlah tokoh publik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pengamat menilai serangan buzzer ini sebagai upaya sistematis untuk menjatuhkan reputasi individu yang dianggap sebagai lawan politik atau memiliki pandangan berbeda. Mereka memanfaatkan algoritma media sosial untuk memperluas jangkauan pesan negatif tersebut.

Fahri Lubis menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat untuk menyaring informasi di media sosial. Ia mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu kebenarannya. Verifikasi informasi dari berbagai sumber terpercaya sangat penting sebelum menyebarkannya lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan perlunya upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan platform media sosial untuk menciptakan ruang digital yang sehat dan bertanggung jawab. Rekam jejak Prof. Dasco Ahmad, termasuk dukungannya terhadap penegakan hukum, seperti terlihat pada dukungannya terhadap seorang pakar hukum pasca Pilpres 2019, perlu dipertimbangkan dalam konteks penilaian atas kebenaran narasi negatif yang beredar.

Reporter: Jalal dan Tim

Berita Terkait

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan
Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis
Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi
LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar
Dorong UMKM Menjadi Ruang Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia
Customer Experience sebagai Wajah Layanan Publik Indonesia: 65 Pimpinan PLN Raih Sertifikasi CX Global

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:12 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Minggu, 19 April 2026 - 17:07 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 10 April 2026 - 15:37 WIB

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 3 April 2026 - 18:47 WIB

Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:27 WIB

Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Senin, 16 Maret 2026 - 15:24 WIB

Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Berita Terbaru

PASAMAN BARAT

Sebanyak 70 Peserta Paskibraka memasuki tahap Krusial

Rabu, 22 Apr 2026 - 06:08 WIB