997 Orang Diamankan Usai Demo Ricuh di Jatim, Ratusan Anak Terlibat, Kerugian Capai Rp256 Miliar

baraNews

Minggu, 21 September 2025 - 20:07 WIB

50474 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Polda Jawa Timur mengamankan total 997 orang dalam aksi demonstrasi berujung ricuh yang terjadi di sejumlah wilayah Jatim pada akhir Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 415 orang di antaranya merupakan anak berhadapan dengan hukum (ABH).

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, aksi unjuk rasa berujung anarkis itu terjadi di 10 daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kediri, hingga Jember. Massa dilaporkan melakukan perusakan hingga pembakaran berbagai fasilitas umum.

“Ketika menangkap para pelaku, kami memilah dengan hati-hati. Sebanyak 682 orang kami pulangkan, karena masih anak-anak, sebagian besar pelajar SMA ke bawah,” kata Nanang kepada wartawan, Jumat (19/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara 315 orang lainnya diproses hukum lebih lanjut, setelah ditemukan indikasi keterlibatan aktif dalam tindakan anarkis seperti perusakan, penjarahan, hingga pembakaran.

Gelombang kericuhan ini meninggalkan kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp256 miliar. Polda Jatim mencatat, sekitar Rp214 miliar merupakan kerugian yang ditanggung pemerintah daerah, sementara sisanya Rp42 miliar ditanggung oleh Polri.

Kerusakan yang ditimbulkan meliputi ratusan fasilitas publik, termasuk pos polisi, gedung kepolisian, kantor pemerintahan, fasilitas jalan, dan kendaraan operasional. Beberapa di antaranya bahkan dirusak menggunakan molotov dan alat berat, serta dijarah.

Kapolda Jatim menyesalkan banyaknya anak dan remaja yang ikut dalam aksi tersebut, yang sebagian besar diduga terprovokasi melalui konten di media sosial.

“Ini sangat disayangkan. Bijaksanalah dalam bermedia sosial, bedakan mana yang baik dan buruk, mana yang harus diikuti dan mana yang tidak,” ujar Nanang.

Polda Jatim menegaskan bahwa proses hukum masih akan terus berjalan, termasuk upaya untuk mengungkap aktor intelektual di balik rentetan kerusuhan tersebut.

“Kami akan mengumpulkan bukti hingga mengerucut kepada siapa dalang peristiwa ini, agar penegakan hukum bisa dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.

Polda juga mengimbau masyarakat, terutama orang tua dan pendidik, untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anaknya, baik di dunia nyata maupun digital, agar tidak menjadi korban provokasi dan propaganda yang menyesatkan.

Berita Terkait

Dr. DIDI SUNGKONO, S.H., M.H., Laporan Polisi Terhadap Oknum Pengacara Ditengarai Tipu Gelap Masyarakat 520 Juta, Proses Hukum Dilimpahkan ke Satreskrim Polrestabes Surabaya 
FAME DPW Jatim Gelar “FAME Berbagi” Serentak di Malang, Blitar, Nganjuk, dan Bojonegoro
Tim DVI Polda Jatim Gunakan Foto Senyuman Santri untuk Identifikasi Jenazah Korban Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny
Polda Jatim Amankan Sejumlah Barang Bukti dari Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny
Aksi Rusuh di Jatim Rugikan Negara Rp256 M, 997 Orang Diamankan, Polisi Buru Dalang Kerusuhan
Polda Jatim Tangkap 997 Orang Usai Aksi Anarkis di 10 Kota, 315 Diproses Hukum
Pemilik Kos Ungkap Kondisi Usai Alvi Mutilasi Pacar di Surabaya: Penghuni Masih Bertahan
Suta Widhya:Pelayanan PTSP PN Sanggau Cukup Prima

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres

Selasa, 3 November 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian

Selasa, 3 November 2026 - 19:11 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Selasa, 3 November 2026 - 19:02 WIB

Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan

Selasa, 3 November 2026 - 18:51 WIB

Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri

Selasa, 3 November 2026 - 18:38 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Senin, 2 November 2026 - 15:26 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:34 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

JABODETABEK

Remaja Korban Pembakaran Neneknya di Depok Meninggal Dunia

Minggu, 8 Nov 2026 - 17:55 WIB