Tim DVI Polda Jatim Gunakan Foto Senyuman Santri untuk Identifikasi Jenazah Korban Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny

baraNews

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:33 WIB

50239 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya  — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur memanfaatkan berbagai metode dalam proses identifikasi jenazah korban runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Salah satu yang menarik perhatian adalah penggunaan foto santri yang sedang tersenyum, yang diyakini dapat membantu proses pencocokan identitas melalui tampilan gigi.

Ketua tim sektoral operasi SAR DVI Polda Jatim, Kompol Navran, menjelaskan bahwa data gigi merupakan salah satu unsur penting dalam proses identifikasi korban, terlebih jika kondisi jenazah mengalami kerusakan.

“Kalau ada foto anak korban sedang tersenyum, itu bisa sangat membantu karena gigi terlihat jelas. Gigi ini adalah salah satu ciri fisik yang bisa dibandingkan dengan data antemortem,” ungkap Kompol Navran kepada wartawan, Kamis (6/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain melalui foto dan data gigi, tim DVI juga mengandalkan sidik jari dan properti pribadi korban sebagai bahan pembanding yang dikumpulkan dari keluarga.

Dari total 49 jenazah korban meninggal dunia yang diterima, dua di antaranya telah berhasil diidentifikasi melalui pencocokan data gigi dan sidik jari. Identifikasi lanjutan dilakukan dengan metode pengambilan sampel DNA, terutama terhadap jenazah yang kondisinya tidak memungkinkan untuk dikenali secara fisik.

Hingga hari ini, tim DVI telah menerima 58 data antemortem dari pihak keluarga, dan 26 data lainnya sedang dalam proses verifikasi dan pencocokan.

“Tim memastikan setiap proses identifikasi dilakukan secara hati-hati dan akurat. Kami ingin hasilnya dapat diterima oleh keluarga korban dengan baik,” ujar Kompol Navran.

Seperti diberitakan sebelumnya, musibah ambruknya salah satu bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny menewaskan puluhan santri. Proses evakuasi dan identifikasi hingga kini terus berjalan, dengan melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi, termasuk tim SAR gabungan dan relawan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada keluarga korban yang belum menemukan keberadaan anggota keluarganya agar segera memberikan data antemortem ke posko DVI atau rumah sakit rujukan terdekat. (*)

Berita Terkait

FAME DPW Jatim Gelar “FAME Berbagi” Serentak di Malang, Blitar, Nganjuk, dan Bojonegoro
Polda Jatim Amankan Sejumlah Barang Bukti dari Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny
997 Orang Diamankan Usai Demo Ricuh di Jatim, Ratusan Anak Terlibat, Kerugian Capai Rp256 Miliar
Aksi Rusuh di Jatim Rugikan Negara Rp256 M, 997 Orang Diamankan, Polisi Buru Dalang Kerusuhan
Polda Jatim Tangkap 997 Orang Usai Aksi Anarkis di 10 Kota, 315 Diproses Hukum
Pemilik Kos Ungkap Kondisi Usai Alvi Mutilasi Pacar di Surabaya: Penghuni Masih Bertahan
Suta Widhya:Pelayanan PTSP PN Sanggau Cukup Prima
Apa Tujuan PPATK Meminta Pemblokiran Rekening Bank?

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:05 WIB

Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB