Pemilik Kos Ungkap Kondisi Usai Alvi Mutilasi Pacar di Surabaya: Penghuni Masih Bertahan

baraNews

Sabtu, 20 September 2025 - 07:33 WIB

50452 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Tragedi mengerikan yang terjadi di sebuah rumah kos di kawasan Lidah Wetan, Surabaya, Jawa Timur, tak membuat para penghuni langsung angkat kaki dari lokasi. Meski sempat heboh usai terungkapnya kasus mutilasi brutal yang dilakukan Alvi Maulana (24) terhadap kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati (25), penghuni kos disebut masih tetap tinggal.

Pemilik kos, Budi, angkat bicara mengenai kondisi tempat tinggalnya usai kejadian yang menggemparkan jagat maya dan masyarakat Surabaya itu.

“Sampai saat ini semua penghuni kos masih belum ada yang pamit untuk keluar. Jadi semua masih tinggal di sana,” ujar Budi saat ditemui wartawan, Sabtu (20/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dari kamar 1 hingga kamar 6, seluruhnya masih dihuni seperti biasa. Tidak ada satupun penghuni yang menyatakan ingin pindah, walaupun sempat beredar kabar bahwa kosan tersebut akan ditinggalkan karena ketakutan.

Budi mengaku pihaknya tak ingin memaksakan siapa pun untuk tetap tinggal, dan memahami jika ada penghuni yang merasa ketakutan atau ingin mencari tempat lain.

“Kita tidak memaksa untuk tetap tinggal. Tapi kalau mau pindah ya nggak apa-apa. Sampai saat ini nggak ada yang konfirmasi pindah,” tambahnya.

Sebelumnya, tragedi mengenaskan itu membuat geger warga sekitar. Alvi Maulana ditangkap usai diduga melakukan aksi pembunuhan disertai mutilasi terhadap kekasihnya, Tiara, di salah satu kamar kos yang disewa pelaku. Kasus ini masih diselidiki Polda Jawa Timur, sementara pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif.

Meski suasana sempat mencekam, Budi menyebut aktivitas di rumah kos perlahan kembali normal. Polisi juga telah memberi garis pembatas di kamar tempat kejadian perkara, sementara penghuni lain diperbolehkan beraktivitas seperti biasa.

Hingga saat ini, proses hukum terus berjalan dan masyarakat sekitar berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi. Warga juga diminta tetap tenang dan waspada terhadap lingkungan sekitar.

Berita Terkait

FAME DPW Jatim Gelar “FAME Berbagi” Serentak di Malang, Blitar, Nganjuk, dan Bojonegoro
Tim DVI Polda Jatim Gunakan Foto Senyuman Santri untuk Identifikasi Jenazah Korban Runtuhnya Ponpes Al-Khoziny
Polda Jatim Amankan Sejumlah Barang Bukti dari Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny
997 Orang Diamankan Usai Demo Ricuh di Jatim, Ratusan Anak Terlibat, Kerugian Capai Rp256 Miliar
Aksi Rusuh di Jatim Rugikan Negara Rp256 M, 997 Orang Diamankan, Polisi Buru Dalang Kerusuhan
Polda Jatim Tangkap 997 Orang Usai Aksi Anarkis di 10 Kota, 315 Diproses Hukum
Suta Widhya:Pelayanan PTSP PN Sanggau Cukup Prima
Apa Tujuan PPATK Meminta Pemblokiran Rekening Bank?

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:09 WIB

YBM PLN UP3 Kendari Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa “Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H”

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:15 WIB

Hadiri Penanaman Jagung, Kapolda Riau Laporkan Capaian Produksi di 2025

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB