Paguyuban Harusnya Guyub, Bukan Malah Jadi Ajang Konflik

baraNews

Jumat, 24 Januari 2025 - 18:04 WIB

50283 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JAKARTA – Pemilihan dalam suatu paguyuban seharusnya didasari pada kompetensi dan keahlian para calon pengurus. Namun, realitanya, banyak paguyuban yang terhambat oleh kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dan campur tangan kepentingan pribadi sejumlah anggotanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paguyuban, sebagai perkumpulan yang diikat oleh rasa kekeluargaan dan tujuan bersama, idealnya berjalan harmonis. Ciri-ciri utama paguyuban, seperti sifat kekeluargaan, pribadi, intim, eksklusif, langgeng, dan menjunjung tinggi solidaritas, seharusnya menjadi landasan dalam setiap proses pengambilan keputusan, termasuk pemilihan pengurus. Namun, ketika kepentingan pribadi lebih diutamakan daripada kompetensi, keselarasan dan tujuan bersama tersebut terancam.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kekurangan SDM yang kompeten di beberapa bidang menjadi kendala utama. “Meskipun secara jumlah anggota cukup, keahlian spesifik yang dibutuhkan untuk mengelola paguyuban ini kurang,” ujarnya. Hal ini mengakibatkan proses pemilihan menjadi kurang efektif dan berpotensi menimbulkan konflik internal.

Lebih lanjut, sumber tersebut menambahkan bahwa adanya kepentingan pribadi dari beberapa anggota juga turut memperkeruh suasana. “Kepentingan pribadi ini seringkali mengaburkan penilaian objektif terhadap calon pengurus yang sebenarnya kompeten,” kata sumber tersebut.

Kondisi ini sangat disayangkan, mengingat paguyuban memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Keberhasilan paguyuban dalam mencapai tujuannya sangat bergantung pada kepemimpinan yang efektif dan pengurus yang kompeten. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh anggota untuk mengutamakan kompetensi dan keahlian dalam proses pemilihan, serta meminimalisir pengaruh kepentingan pribadi. Harapannya, paguyuban dapat berjalan dengan selaras dan mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan.

Report,

Berita Terkait

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan
Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis
Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi
LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar
Dorong UMKM Menjadi Ruang Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia
Customer Experience sebagai Wajah Layanan Publik Indonesia: 65 Pimpinan PLN Raih Sertifikasi CX Global

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 07:54 WIB

Bupati dan Ketua DPRD Menghadiri 47 Perkara Inkracht, Kejari Pasaman Barat Dalam pemusnahan barang bukti 

Senin, 20 April 2026 - 05:58 WIB

Kepala Dinas pendidikan Imter pedri surve Ke SDN 09 Dalam ujian TKA Perdana.

Minggu, 19 April 2026 - 16:46 WIB

Pemkab Pasbar Gerak Cepat,15 Bagun Sekolah Terdampak dari program Revitalisasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:51 WIB

Sekda Pasbar Melayat ke Rumah Duka Korban Banjir Alahan Mati

Sabtu, 18 April 2026 - 09:28 WIB

Sungai Batang Air Haji Keruh, di dunga kuat Akibat Tambang Emas ilegal yang beroperasi tanpa pengawasan

Sabtu, 18 April 2026 - 07:42 WIB

Anggota DPRD dan Ketua Koni Resmikan PSLG Cup I Antar Jorong Lubuk Gadang

Kamis, 16 April 2026 - 04:15 WIB

Komisi IV DPRD Pasaman Barat, Apresiasi Dinas Arsip

Rabu, 15 April 2026 - 13:57 WIB

Sekda Pasaman Barat Tinjau Pencarian Warga Terseret Air Bah di Simpang Alahan Mati

Berita Terbaru