Malaysia Klaim Dapat Izin Masuki Wilayah Udara Indonesia untuk Operasi Modifikasi Cuaca

baraNews

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:54 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA LUMPUR — Pemerintah Malaysia menyatakan telah memperoleh izin resmi dari Indonesia untuk memasuki wilayah udara Republik Indonesia dalam rangka melakukan operasi pembenihan awan atau cloud seeding. Operasi tersebut menjadi bagian dari kerja sama kedua negara dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta risiko kabut asap lintas batas.

Menteri Sumber Asli dan Kelestarian Alam Malaysia Datuk Seri Arthur Joseph Kurup menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas pemberian izin tersebut. Menurut dia, pembenihan awan direncanakan menyasar kawasan di sekitar perbatasan Indonesia-Malaysia yang menghadapi risiko kebakaran dan penurunan kualitas udara.

Pelaksanaan operasi akan dikoordinasikan dengan pihak Indonesia, termasuk unsur militer, mengingat kegiatan tersebut melibatkan penerbangan ke wilayah udara Indonesia. Koordinasi dilakukan agar operasi modifikasi cuaca dapat berlangsung sesuai prosedur dan tidak mengganggu aktivitas penerbangan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembenihan awan dilakukan dengan menyemai bahan tertentu ke awan yang memenuhi persyaratan untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan. Curah hujan yang dihasilkan diharapkan dapat membantu membasahi lahan, menekan penyebaran titik api, serta mengurangi risiko kabut asap akibat karhutla.

Kerja sama tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran terhadap memburuknya kualitas udara di kawasan perbatasan. Sarawak menjadi salah satu wilayah Malaysia yang menghadapi risiko terdampak kabut asap karena berbatasan langsung dengan Kalimantan.

Indonesia dan Malaysia juga sepakat memperkuat langkah pencegahan serta pemadaman karhutla sejak dini. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas dan menimbulkan dampak lintas negara.

Selain melalui operasi pembenihan awan, Malaysia menyatakan siap meningkatkan koordinasi dengan Indonesia dalam pengendalian karhutla. Kerja sama akan diarahkan pada pencegahan, penanganan titik api, serta pengurangan dampak kabut asap terhadap masyarakat di kedua negara.

Operasi ini sekaligus menunjukkan upaya penanganan karhutla secara lintas batas, mengingat asap dari kebakaran dapat bergerak mengikuti kondisi angin dan atmosfer. Karena itu, koordinasi antara Indonesia dan Malaysia menjadi salah satu langkah untuk menekan dampak kebakaran terhadap kualitas udara di kawasan. (*)

Berita Terkait

Pesawat Amfibi Malaysia Bantu Padamkan Karhutla di Sumatera, Angkut 6.000 Liter Air dalam 12 Detik
Ketua Umum Projo Singgung Kemungkinan Percepatan Pemilu di Hadapan Presiden Jokowi
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan
Gerindra Izinkan Kader Kelola Dapur MBG, PDIP Justru Melarang Kader Terlibat SPPG
Pernyataan Budi Arie soal Wacana Pemilu Lebih Cepat Picu Polemik Politik Nasional
Aliansi Masyarakat Depok Bersatu Siap Demo DPR Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset hingga Turunkan Harga Kebutuhan Pokok
Polda Metro Jaya Bantah Isu Penangkapan Aktivis Pati, Tegaskan Koordinasi Perizinan
Polemik Pemblokiran Rekening Donasi Aksi Demonstrasi di Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:54 WIB

Malaysia Klaim Dapat Izin Masuki Wilayah Udara Indonesia untuk Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Pesawat Amfibi Malaysia Bantu Padamkan Karhutla di Sumatera, Angkut 6.000 Liter Air dalam 12 Detik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:14 WIB

Ketua Umum Projo Singgung Kemungkinan Percepatan Pemilu di Hadapan Presiden Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:05 WIB

Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:41 WIB

Gerindra Izinkan Kader Kelola Dapur MBG, PDIP Justru Melarang Kader Terlibat SPPG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Aliansi Masyarakat Depok Bersatu Siap Demo DPR Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset hingga Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Polda Metro Jaya Bantah Isu Penangkapan Aktivis Pati, Tegaskan Koordinasi Perizinan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:06 WIB

Polemik Pemblokiran Rekening Donasi Aksi Demonstrasi di Jakarta

Berita Terbaru

NASIONAL

Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan

Rabu, 26 Agu 2026 - 05:05 WIB