Tanggapi Gugatan Ijazah, Presiden Jokowi: Jika Yakin Palsu Bawa Saja Buktinya ke Persidangan

baraNews

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:03 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solo – Joko Widodo akhirnya buka suara menanggapi gugatan keaslian ijazah yang kembali mencuat di tengah masyarakat. Dijelaskan di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/8), Jokowi menegaskan bahwa pihak penggugat sebaiknya langsung membawa bukti ke persidangan daripada sibuk menempuh jalur praperadilan yang justru mengulur waktu penyelesaian proses hukum.

Jokowi menyatakan siap mengikuti seluruh rangkaian proses hukum yang sedang berjalan. Jika memang diperlukan, ia bersedia hadir di persidangan untuk memberikan penjelasan. Menurut Jokowi, membawa bukti langsung ke persidangan merupakan langkah paling efektif agar persoalan keaslian ijazah ini bisa cepat mendapatkan kepastian hukum dan tidak terus menjadi perdebatan berkepanjangan di masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi menjelaskan bahwa semua dokumen pendidikan, mulai dari ijazah SD, SMP, SMA, hingga S1, kini sudah berada di tangan institusi penegak hukum dan siap diperiksa dalam forum persidangan. Ia berharap, dengan terbukanya semua proses dan dokumen secara hukum, tidak ada lagi pihak yang menyebarkan isu tanpa dasar yang jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menanggapi seputar isu gugatan ijazah, Jokowi turut menyinggung mengenai langkah politik putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Ia meyakini bahwa keputusan Kaesang maju dalam kontestasi politik di daerah pemilihan Jawa Tengah sepenuhnya merupakan pilihan pribadi yang telah dipertimbangkan dengan matang. Sebagai ayah, Jokowi mengaku hanya memberikan restu serta dukungan moral, menyerahkan sepenuhnya langkah politik tersebut kepada pertimbangan Kaesang.

Melalui pernyataan ini, Jokowi mengajak semua pihak untuk mengedepankan kejujuran serta transparansi dalam proses hukum. Ia berharap polemik ijazah ini segera mendapat kejelasan di meja sidang dan tidak lagi menjadi isu liar di tengah masyarakat. (*)

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 19:04 WIB

Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terbaru