BATANG | Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Desa Gunungsari, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, setelah seekor macan kumbang dilaporkan memasuki kawasan permukiman penduduk. Satwa langka tersebut ditemukan dalam kondisi lemah dan mengalami luka pada bagian kaki saat berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, yang terdiri dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya.
Kemunculan satwa liar ini bermula ketika warga setempat menyadari adanya hewan buas yang berkeliaran di sekitar rumah mereka. Berdasarkan laporan, macan kumbang tersebut diduga masuk ke lingkungan warga untuk mencari mangsa akibat kondisi kelaparan yang dialaminya, dengan beberapa ternak milik warga seperti ayam dan marmut dilaporkan hilang. Respons cepat dilakukan oleh tim gabungan melalui proses pembiusan untuk memastikan evakuasi berjalan aman tanpa melukai satwa maupun warga sekitar.
Setelah berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam kandang angkut, satwa tersebut segera dilarikan ke Batang Dolphin Center. Di pusat observasi tersebut, pihak berwenang akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara mendalam serta perawatan medis terhadap luka yang diderita satwa tersebut. Proses observasi ini menjadi penentu bagi pihak konservasi untuk memutuskan apakah macan kumbang tersebut masih memungkinkan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya atau memerlukan proses rehabilitasi lebih lanjut.

































