Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang

baraNews

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:13 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG | Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Desa Gunungsari, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, setelah seekor macan kumbang dilaporkan memasuki kawasan permukiman penduduk. Satwa langka tersebut ditemukan dalam kondisi lemah dan mengalami luka pada bagian kaki saat berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, yang terdiri dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya.

Kemunculan satwa liar ini bermula ketika warga setempat menyadari adanya hewan buas yang berkeliaran di sekitar rumah mereka. Berdasarkan laporan, macan kumbang tersebut diduga masuk ke lingkungan warga untuk mencari mangsa akibat kondisi kelaparan yang dialaminya, dengan beberapa ternak milik warga seperti ayam dan marmut dilaporkan hilang. Respons cepat dilakukan oleh tim gabungan melalui proses pembiusan untuk memastikan evakuasi berjalan aman tanpa melukai satwa maupun warga sekitar.

Setelah berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam kandang angkut, satwa tersebut segera dilarikan ke Batang Dolphin Center. Di pusat observasi tersebut, pihak berwenang akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara mendalam serta perawatan medis terhadap luka yang diderita satwa tersebut. Proses observasi ini menjadi penentu bagi pihak konservasi untuk memutuskan apakah macan kumbang tersebut masih memungkinkan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya atau memerlukan proses rehabilitasi lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

DPR RI Yasonna Laoly Dorong Usut Tuntas Kematian Janggal Remaja Di Nias*
PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres
Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan
Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:19 WIB

PW GP Al Washliyah: Jangan Alihkan Kasus Penyadapan Ilegal, Stop Framing Isu Dasco Wapres

Selasa, 3 November 2026 - 20:01 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Libatkan Tiga Pejabat Polri: YLBHI-LBH Bandar Lampung, Momentum Reformasi Kepolisian

Selasa, 3 November 2026 - 19:11 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Selasa, 3 November 2026 - 19:02 WIB

Mahfud MD Nilai Reshuffle Kedelapan Prabowo Jadi Momentum Kurangi Pengaruh Luar dan Perbaiki Pemerintahan

Selasa, 3 November 2026 - 18:51 WIB

Presiden Prabowo Jadi Korban Penyadapan Sejak Dua Bulan Menjabat, Menko Kumham Imipas Tegaskan Penyidikan Tetap di Polri

Selasa, 3 November 2026 - 18:38 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Senin, 2 November 2026 - 15:26 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:34 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

JABODETABEK

Remaja Korban Pembakaran Neneknya di Depok Meninggal Dunia

Minggu, 8 Nov 2026 - 17:55 WIB