Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan

baraNews

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:40 WIB

50255 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, kebutuhan akan ruang dialog publik yang jernih dan rasional menjadi semakin penting. Berangkat dari semangat tersebut, sebuah forum diskusi bertajuk *“Perkara Bangsa”* mengangkat tema *“Indonesia dan Konflik Global: Apa yang Bisa Kita Dapatkan?”*
Forum ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang hukum tata negara dan kebijakan publik, yaitu Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H. dan Assoc. Prof. Dr. Freddy Harris, S.H., M.H. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai bagaimana Indonesia membaca dinamika konflik global dari sudut pandang hukum, tata kelola negara, serta kepentingan nasional.

Perkembangan konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perubahan tatanan global berlangsung sangat cepat. Ketegangan antarnegara, persaingan ekonomi, serta perubahan konfigurasi kekuatan dunia membawa implikasi yang semakin nyata terhadap berbagai sektor di Indonesia, mulai dari ekonomi, kebijakan publik, hingga sistem hukum dan tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks tersebut, forum *“Perkara Bangsa”* hadir sebagai ruang diskusi yang mencoba mempertemukan berbagai perspektif—akademisi, praktisi, profesional, serta masyarakat luas—untuk membaca perkembangan global secara lebih jernih dan strategis.

Pada kesempatan yang sama, acara ini juga menjadi momentum peresmian *H.A.B Law Firm*, sebuah kantor hukum yang hadir dengan komitmen profesional yang dirangkum dalam tagline:
*“Teguh dalam Prinsip, Tajam dalam Mengungkap Kebenaran.”*

 

Peresmian *H.A.B Law Firm* dilakukan langsung oleh *H. Adang Bunyamin,* di dampingi oleh Managing Patner DR. Wasis Soesatyo, Rika Aryuna, S.E., S.H., M.M., dan Fuzail Abdulrahman sebagai penanda dimulainya kiprah institusi hukum tersebut dalam memberikan layanan profesional yang berintegritas.

Tagline yang diusung mencerminkan keyakinan bahwa dalam situasi global yang semakin kompleks, keberadaan profesional hukum yang menjunjung tinggi prinsip, independensi, serta keberanian dalam mengungkap kebenaran menjadi semakin penting bagi terciptanya kepastian hukum dan keadilan di tengah masyarakat.

Peresmian ini tidak hanya dimaknai sebagai peluncuran sebuah institusi profesional, tetapi juga sebagai bagian dari semangat kolaborasi untuk memperkuat praktik hukum yang berintegritas serta mendorong kualitas diskursus publik di Indonesia.

Ke depan, forum “Perkara Bangsa” diharapkan dapat berkembang sebagai ruang percakapan publik yang menghadirkan diskusi substantif mengenai berbagai persoalan strategis yang dihadapi Indonesia, baik dalam konteks nasional maupun global.

Di tengah derasnya arus informasi dan opini publik, kehadiran ruang dialog yang mendorong pemikiran kritis, rasional, dan konstruktif menjadi semakin relevan bagi kehidupan demokrasi dan masa depan bangsa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka serta kegiatan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan. (*)

Berita Terkait

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL
Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa
DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan
Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Bongkar Dugaan Pelanggaran Berat Industri Getah Pinus di Gayo Lues
PT Rosin Tetap Beroperasi Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Wibawa Negara dan Ketegasan Penegakan Hukum di Aceh
Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!
UU Kebiri Kimia Bagi Predator Perempuan dan Anak, Ketum RPPAI Desak Polresta Pati Catat Sejarah Penegakan Hukum
Mahasiswa NTB Geruduk Kementerian ESDM, Desak Pemerintah Bongkar Stagnasi IPR

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:48 WIB

Dokter Tifa Hentikan Penelitian Polemik Ijazah Jokowi, Pilih Kembali Fokus ke Dunia Kesehatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Pemerintah Tegaskan Akan Ambil Tindakan Terukur terhadap Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:03 WIB

Viral Tumpukan Uang di SPPG Pesisir Barat, Warga Tuntut Keterbukaan dan Investigasi Mendalam

Senin, 27 Juli 2026 - 22:22 WIB

Polemik Istilah “Londo Ireng”, Ahmad Khozinudin Tegaskan Kritik sebagai Pengawal Demokrasi

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:13 WIB

Royal Enfield Gaspol Bangun Kepercayaan Konsumen, Service Campaign UCE Nusantara Digelar di Antasari

Berita Terbaru