Sekitar 200 Siswa Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Banggai Kepulauan, Distribusi Sementara Dihentikan

baraNews

Jumat, 19 September 2025 - 21:19 WIB

50314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banggai  | Sekitar dua ratus siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis yang dibagikan dalam program nasional. Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan penghentian sementara distribusi makanan sembari menjalankan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab insiden tersebut.

Salah satu menu yang kini tengah diuji sebagai bagian dari investigasi ialah ikan tuna goreng dengan saus yang diduga menjadi pemicu. Sampel makanan sedang dianalisis di laboratorium untuk memastikan kandungan dan keamanan bahan yang digunakan.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Salakan Banggai Kepulauan, Erick Alfa Handika Sangule, dalam keterangan tertulis pada Kamis (18/9/2025), menyampaikan bahwa penghentian distribusi dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kasus tidak meluas. Laporan atas kejadian ini telah disampaikan kepada Kepolisian Resor Banggai Kepulauan untuk pendalaman lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah bersama Palang Merah Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan puskesmas setempat telah mendirikan tenda darurat di beberapa titik. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama dan penanganan cepat bagi para siswa yang terdampak. Penanganan medis juga terus dilakukan di RSUD Trikora Salakan yang menjadi rujukan utama dalam kasus ini.

Menurut laporan pihak SPPG, gejala awal yang dialami oleh para siswa antara lain pusing, badan memerah, hingga sesak napas. Gejala tersebut pertama kali muncul pada Rabu (17/9) dan dialami oleh siswa lintas jenjang, yaitu murid tingkat SMP, SMA, hingga SMK. Jumlah pasti siswa yang terdampak masih dalam pendataan, namun diperkirakan mencapai lebih dari 200 orang.

Pihak BGN mengaku tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan pengawasan makanan bergizi gratis di seluruh wilayah, khususnya dalam rantai penyimpanan dan distribusi makanan. Keamanan makanan disebut sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Erick menegaskan bahwa insiden ini menjadi pelajaran penting untuk perbaikan sistem ke depan. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memperkuat komunikasi lintas sektor dan melakukan sosialisasi mengenai penanganan pertama jika terjadi gejala keracunan di sekolah penerima program.

Hingga saat ini, proses investigasi masih berlangsung dan belum ada kesimpulan akhir terkait penyebab pasti keracunan massal tersebut. BGN menyatakan akan terus melakukan pengawasan ketat sebelum mendistribusikan kembali makanan bergizi gratis ke sekolah-sekolah di wilayah terdampak.

Berita Terkait

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli
Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia
PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Temuan Gas “Whip Pink”, Tegaskan Vape Pintu Masuk Narkoba
Smartrie Group Hadiri Forum Saudi–Indonesia Umrah Exchange 2026, Dorong Kepastian Regulasi dan Peningkatan Layanan Jamaah
Oragnisasi Kepemudaan Apresiasi Penganugerahan Bintang Jasa Utama Kepada Kepala BGN Dadan Hindayana
Kodaeral V Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya Tahun 2026
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:05 WIB

Jaga Desa “Goyang” Karawang, Jamintel Beri Pengarahan kepada BPD se-Kabupaten

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB