Kodam IX/Udayana Periksa 20 Prajurit Terkait Kematian Prada Lucky

baraNews

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 17:38 WIB

50509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar — Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menyatakan sebanyak 20 prajurit TNI Angkatan Darat diperiksa untuk mengungkap penyebab kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo, yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834 Waka Nga Mere, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Wakil Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Letkol Inf Amir Syarifudin, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap rekan-rekan satuan almarhum. Dari jumlah tersebut, empat prajurit telah diamankan oleh Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) Kupang. Meski demikian, status hukum mereka belum dipastikan sebagai tersangka atau hanya diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

“Yang kita terima itu informasi sekitar 20 orang, tetapi dalam kapasitas dimintai keterangan. Nanti keputusan akhirnya tetap kita serahkan kepada proses yang berlaku dari tim investigasi. Empat orang itu, apakah ditahan untuk pengamanan atau terduga, kita belum tahu. Kita menghormati proses investigasi yang sedang berjalan,” kata Amir di Denpasar, Jumat (8/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memastikan tim investigasi gabungan dari Subdenpom Kupang dan unsur intelijen telah berada di lokasi untuk mengusut peristiwa tersebut. Proses penyelidikan, kata Amir, dilakukan secara transparan dengan menjunjung asas praduga tak bersalah.

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana, Kolonel Inf Chandra, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi praktik kekerasan, penyalahgunaan wewenang, atau perilaku menyimpang di lingkungan TNI AD. “Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada ruang di tubuh TNI AD bagi tindakan kekerasan, penyalahgunaan wewenang, atau perilaku menyimpang lainnya,” ujarnya melalui pesan tertulis.

Chandra menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Prada Lucky. Menurutnya, kasus ini menjadi perhatian serius pimpinan Kodam IX/Udayana. Ia memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan militer dan hukum yang berlaku, dan apabila ditemukan pelanggaran, pelaku akan ditindak tegas.

Prada Lucky dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (6/8) pukul 10.30 Wita, setelah empat hari dirawat intensif di RSUD Aeramo, Nagekeo. Prajurit muda ini baru dua bulan menjadi anggota TNI, setelah lulus pendidikan di Buleleng, Bali, pada Mei 2025, dan langsung ditempatkan di Yon TP 834/WM, Nagekeo.

Kodam IX/Udayana berkomitmen menuntaskan penyelidikan demi kejelasan kasus ini, sekaligus memastikan seluruh prajurit menjunjung nilai kemanusiaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. (*)

Berita Terkait

Grand Opening Gracie Efata House Bali: Advokat Agustinus Nahak Beri Apresiasi Tinggi
Ngaku Mau Sembahyang ke Pura, Pria di Klungkung Gelapkan Mobil dan Gadai Rp5 Juta
Kurir Sabu 2,5 M di Bali Diciduk, Pemuda Asal Tabanan Ngaku Diupah Rp 15-20 Juta per Paket
Jaksa Agung ST Burhanuddin Ancam Geser Kajati dan Kajari yang Mandek Tangani Tiga Perkara Pidsus Korupsi
AJI dan AMSI Bali Kutuk Intimidasi Wartawan Saat Liput Demo di Polda dan DPRD Bali
Pemprov Bali Bongkar 48 Bangunan Akomodasi di Pantai Bingin, Langgar Aturan Tata Ruang dan Lingkungan
Jadi Tolak Ukur Forum Bela Negara RI Bali, DPD Tabanan Laksanakan Musda Secara Demokratis dan Bermartabat
Warnai Minggu Palma di Singaraja, Gereja Paroki Santo Paulus Tuai Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dari Penolakan hingga Dugaan Pelanggaran, Proyek Tower Batununggal Kian Mengundang Tanda Tanya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Penambang Rakyat di Belitung Timur Desak PT Timah Naikkan Harga Beli

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:54 WIB

IMM Bulukumba Desak Bupati & BKPSDM Lakukan PTDH Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Cetak Kader Edukator, Sosialisasi Keamanan Pangan Siap Saji Sasar Komunitas Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:12 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Kejar Target Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bulukumpa

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:47 WIB

Jumat Berkah XTC Indonesia Kota Cirebon, Wujud Nyata Kepedulian kepada Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:54 WIB

Jambore GTK PAUD Kabupaten Subang 2026 Resmi Dibuka, Sekdis Disdikbud Tekankan Tiga Pilar Pembangunan Pendidikan

Berita Terbaru