Jaksa Agung ST Burhanuddin Ancam Geser Kajati dan Kajari yang Mandek Tangani Tiga Perkara Pidsus Korupsi

baraNews

Rabu, 17 September 2025 - 17:27 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkap keprihatinannya atas masih maraknya praktik korupsi di berbagai daerah, sementara sebagian jajaran kejaksaan di tingkat daerah justru dinilai lamban bahkan enggan menindaklanjuti kasus-kasus tindak pidana korupsi. Burhanuddin menegaskan akan mengambil langkah tegas dengan mengganti Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) maupun Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang tidak menunjukkan prestasi dalam penanganan perkara Tindak Pidana Khusus (Pidsus).

Peringatan keras itu disampaikan Burhanuddin saat meresmikan Gedung dan Fasilitas Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali di Denpasar, Selasa (16/9/2025). Di hadapan jajaran Adhyaksa, ia menekankan bahwa setiap pimpinan kejaksaan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota minimal harus mampu menangani tiga perkara Pidsus, baik terkait kasus korupsi maupun kejahatan ekonomi.

“Saya akan tegas. Siapa yang tidak berprestasi, bergeser. Tidak ada yang tidak,” kata Burhanuddin saat berbincang langsung dengan Asisten Bidang Pidsus Kejati Bali untuk mengecek jumlah kasus yang sedang ditangani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Burhanuddin menegaskan, Kajari yang tidak pernah menuntaskan perkara Pidsus atau bahkan hanya menangani kurang dari tiga kasus dalam setahun akan segera diganti. Kejaksaan, kata dia, harus tetap menempati peringkat teratas dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Saya tetap ingin kejaksaan bertengger di nomor satu. Kalau Kajari meleng sedikit, mundur, saya akan geser. Dari 1.300 orang yang ada, pasti akan muncul yang terbaik,” ujarnya menegaskan.

Ia menambahkan, aturan ini berlaku tanpa kompromi dan tanpa pandang bulu. Latar belakang pribadi atau koneksi pejabat tidak akan memengaruhi keputusannya. “Saya tidak peduli anak siapa atau saudaranya siapa. Yang penting berprestasi. Usulkan, dan Kajati harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Burhanuddin mengingatkan bahwa Kejaksaan RI pernah mendapat stigma negatif di masa lalu akibat kasus korupsi yang melibatkan aparatnya sendiri. Namun, citra lembaga Adhyaksa kini telah berangsur pulih berkat kerja keras seluruh jajaran dalam empat tahun terakhir.

“Keberhasilan mempertahankan kepercayaan publik empat tahun terakhir bukan karena saya, tapi karena teman-teman semua. Ayo kita bersinergi menjaga marwah Adhyaksa,” tuturnya.

Dengan peringatan ini, Burhanuddin berharap kinerja kejaksaan di seluruh Indonesia tetap konsisten dan tajam dalam memberantas korupsi, sehingga kepercayaan publik yang sudah dibangun tidak kembali luntur.

Berita Terkait

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP
Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto
Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK
Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:12 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Minggu, 19 April 2026 - 17:07 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 10 April 2026 - 15:37 WIB

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 3 April 2026 - 18:47 WIB

Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:27 WIB

Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Senin, 16 Maret 2026 - 15:24 WIB

Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Berita Terbaru

PASAMAN BARAT

Sebanyak 70 Peserta Paskibraka memasuki tahap Krusial

Rabu, 22 Apr 2026 - 06:08 WIB