Diduga Malapraktik, Bocah 10 Tahun di Kerinci Alami Luka Parah Saat Sunat Laser

baraNews

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:02 WIB

50655 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI | Kasus malpraktik yang menimpa seorang bocah laki-laki berinisial BAI, 10 tahun, warga Desa Sangir, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, membuka perhatian luas masyarakat setelah korban mengalami luka parah akibat prosedur khitanan laser yang dilakukan di sebuah praktik mandiri oleh oknum perawat pada 19 Oktober 2024 lalu.

Bocah yang saat itu duduk di bangku kelas 4 SD tersebut harus menanggung beban berat. Prosedur khitanan yang seharusnya rutin dan aman justru berakhir tragis, menyebabkan alat kelamin korban terpotong. Dampaknya sangat serius, korban kini mengalami kesulitan dalam buang air kecil dan trauma psikologis yang berat.

Menurut keterangan Dian Tiara, ibu korban, sejak kejadian tersebut, kondisi putranya kian memburuk. “Hampir setiap waktu anak saya menangis kesakitan. Ia kesulitan untuk buang air kecil dan harus menjalani banyak operasi,” ujarnya saat ditemui di Kerinci, Senin (26/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban telah mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit di Sumatra Barat dengan menjalani lima kali operasi. Namun, dokter yang menangani kasus ini menyatakan bahwa alat kelamin korban tidak bisa disambung kembali. Pihak medis hanya mampu membuat saluran kencing baru, meski saluran tersebut juga masih mengalami penyumbatan yang menyulitkan fungsi organ tersebut.

Dalam proses pengobatan, oknum perawat yang diduga bertanggung jawab atas malpraktik tersebut awalnya berjanji menanggung biaya pengobatan korban hingga operasi kedua. Namun, sejak operasi ketiga sampai kelima, biaya pengobatan dibebankan pada BPJS, dan pelaku hanya membantu biaya transportasi. Menurut Dian Tiara, setelah itu pelaku mulai tidak memenuhi kewajibannya dan mengabaikan kondisi korban, mengingkari kesepakatan yang telah dibuat.

Keluarga korban yang merasa dirugikan dan tidak mendapat keadilan kemudian memutuskan untuk mengunggah kondisi sang anak ke media sosial. Kisah memilukan ini kemudian viral, mendapat perhatian dan simpati luas dari warganet yang membagikan unggahan tersebut hingga ratusan kali.

“Orang tua korban berharap ada keadilan dan tanggung jawab dari oknum perawat tersebut agar anak kami bisa sembuh dan menjalani hidup normal kembali,” ujar Dian Tiara dengan harap.

Kasus ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya prosedur medis yang aman dan profesional, serta pengawasan ketat terhadap praktik kesehatan mandiri. Dugaan malpraktik yang menimpa korban tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga mental dan sosial.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang diduga melakukan tindakan malpraktik tersebut. Pihak keluarga dan warga setempat berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus ini agar tidak terjadi kejadian serupa di masa depan. (*)

Berita Terkait

Semarak HUT Kemerdekaan RI, Pemerintah Kecamatan Herlang dan Kapolsek Pimpin Jalan Santai
Kedekatan Satlantas Polres Bulukumba dengan Masyarakat Terlihat Saat Bantu Nenek Menyeberang Jalan
SWI Jabar Perluas Jaringan Komunikasi, Perkuat Hubungan Kelembagaan dengan Kesbangpol
Dugaan Guru Tempeleng 10 Siswa MTsN Luwu Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Kemenag Buka Kronologi Kasus Guru Tampar 10 Siswa
Gagalkan Peredaran Senjata Ilegal, Sweeping Gabungan Satgas Yonarmed 13/Nanggala dan Bea Cukai Nanga Badau Amankan 1 Pucuk Senjata Rakitan beserta 4 Butir Munisi
Semarak HUT Kemerdekaan Ke-81 RI, Polres Toraja Utara Gelar Olahraga dan Lomba Tradisional Bersama Bhayangkari dan Masyarakat
Kasat Samapta Polres Bulukumba Pimpin Patroli Malam Sasar Permukiman Padat Penduduk.
Semarak HUT RI ke-81, PAUD AL -Amanat Ujung Bulu Jalan Santai ke Lapangan Pemuda Bulukumba.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:44 WIB

Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:29 WIB

BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Megawati Kritik Variasi Menu Program MBG dan Soroti Efisiensi Anggaran Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Eks Menteri Agama Yaqut Qoumas Didakwa Korupsi Rp622 Miliar dari Kuota Haji Tambahan

Berita Terbaru