BKN Dukung Gagasan Kemenag RI Hewan Dam Haji Disembelih di Indonesia

baraNews

Senin, 26 Mei 2025 - 05:09 WIB

50495 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Melalui siaran persnya, Barisan Ksatria Nusantara (BKN) mendukung gagasan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI tentang hewan dam haji disembelih di Indonesia. Gagasan yang sempat viral di bulan April 2025 ini, menurut Ketua Umum BKN, Muhammad Rofi`i Mukhlis alias Cak Ofi memberikan mashlahat bagi fakir miskin di Indonesia yang masih banyak mengidap gizi buruk.

“Gagasan itu kan muncul karena Kemenag RI telah mengupayakan distribusi daging dam jamaah haji Indonesia ke Tanah Air belum bisa dilakukan karena terkendala prosedur berlapis dari Arab Saudi. Jadi, Kemenag RI berinisiatif untuk menyembelih hewan dam tersebut di Indonesia aja, bahkan Kerajaan Arab Saudi sudah memberikan isyarat mengizinkan. Lalu masalahnya apalagi, kok nggak didukung?” Tanya Cak Rof`i.

Menurut Cak Rofi`i, kalau masalahnya adalah fiqih, maka fiqih itu memiliki banyak pendapat; karenanya tidak semua alim ulama menolak gagasan Kemenag RI itu. Dia mencontohkan Mudzakarah Perhajian Indonesia di Bandung, 7-9 November 2024 telah menetapkan bahwa penyembelihan dan pembagian daging hadyu atau dam di luar Tanah Haram termasuk di Tanah Air (Indonesia), hukumnya boleh dan sah. Bahkan mudzakarah tersebut merekomendasikan agar Pemerintah RI membuat pedoman tata kelola dam jemaah haji dan memasukan ketentuan penyembelihan dan pembagian daging hadyu/dam di luar Tanah Haram, termasuk di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebaiknya, Kemenag RI menggunakan pendapat fiqih dari hasil Mudzakarah Perhajian Indonesia ini saja karena lebih memberikan mashlahat, dari pada menggunakan pendapat fiqih dari yang menolaknya. Apalagi beberapa negara sudah menerapkan pendapat fiqih yang membolehkan penyembelihan dan pembagian daging hadyu atau dam di luar Tanah Haram alias di negara mereka sendiri,” pungkas Cak Rofi`i.

Berita Terkait

PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung
Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 23:34 WIB

Rampung 100 Persen, Jembatan Gantung Perintis Garuda Siap Difungsikan untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 07:13 WIB

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-03/Kajang Gelar Karya Bakti Genjot Pembangunan Jembatan Perintis

Selasa, 22 September 2026 - 07:11 WIB

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Beton Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:52 WIB

Wujud Sinergitas, TNI dan Warga Gantarang Bulukumba Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Senin, 21 September 2026 - 03:50 WIB

Genjot Pembangunan Jembatan Garuda, TNI dan Warga Herlang Bulukumba Kompak Gotong Royong

Senin, 21 September 2026 - 03:47 WIB

Sinergi TNI-Rakyat, Koramil 1411-03/Kajang dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda

Sabtu, 19 September 2026 - 08:11 WIB

Tingkatkan Akses Antardesa, Personel Koramil 1411-07/Herlang Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda

Berita Terbaru