BKN Dukung Gagasan Kemenag RI Hewan Dam Haji Disembelih di Indonesia

baraNews

Senin, 26 Mei 2025 - 05:09 WIB

50341 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Melalui siaran persnya, Barisan Ksatria Nusantara (BKN) mendukung gagasan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI tentang hewan dam haji disembelih di Indonesia. Gagasan yang sempat viral di bulan April 2025 ini, menurut Ketua Umum BKN, Muhammad Rofi`i Mukhlis alias Cak Ofi memberikan mashlahat bagi fakir miskin di Indonesia yang masih banyak mengidap gizi buruk.

“Gagasan itu kan muncul karena Kemenag RI telah mengupayakan distribusi daging dam jamaah haji Indonesia ke Tanah Air belum bisa dilakukan karena terkendala prosedur berlapis dari Arab Saudi. Jadi, Kemenag RI berinisiatif untuk menyembelih hewan dam tersebut di Indonesia aja, bahkan Kerajaan Arab Saudi sudah memberikan isyarat mengizinkan. Lalu masalahnya apalagi, kok nggak didukung?” Tanya Cak Rof`i.

Menurut Cak Rofi`i, kalau masalahnya adalah fiqih, maka fiqih itu memiliki banyak pendapat; karenanya tidak semua alim ulama menolak gagasan Kemenag RI itu. Dia mencontohkan Mudzakarah Perhajian Indonesia di Bandung, 7-9 November 2024 telah menetapkan bahwa penyembelihan dan pembagian daging hadyu atau dam di luar Tanah Haram termasuk di Tanah Air (Indonesia), hukumnya boleh dan sah. Bahkan mudzakarah tersebut merekomendasikan agar Pemerintah RI membuat pedoman tata kelola dam jemaah haji dan memasukan ketentuan penyembelihan dan pembagian daging hadyu/dam di luar Tanah Haram, termasuk di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebaiknya, Kemenag RI menggunakan pendapat fiqih dari hasil Mudzakarah Perhajian Indonesia ini saja karena lebih memberikan mashlahat, dari pada menggunakan pendapat fiqih dari yang menolaknya. Apalagi beberapa negara sudah menerapkan pendapat fiqih yang membolehkan penyembelihan dan pembagian daging hadyu atau dam di luar Tanah Haram alias di negara mereka sendiri,” pungkas Cak Rofi`i.

Berita Terkait

PA MALUT Pertanyakan Sikap KPK dalam Kasus Suap Pajak PT Wanatiara Persada
Korporatokrasi Toga Menggugat Kasta Intelektual Penyembah Kuadriliun Dan Pengkhianatan Sila Kelima
BNN Bongkar Produksi Vape Narkoba Omzet Rp 18 M, PW GPA DKI : BNN Selamatkan Ribuan Pemuda Dari Bahaya Narkoba
Kejati Malut diminta segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tunjangan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara
RKAB PT HSM Dipersoalkan Aktivis Maluku Utara Datangi Dirjen Minerba dan PT CNGR
Capaian Kepala BGN dan Jajaran Tahun 2025, DPP LPPI ; Berhasil Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Menyambut Nataru, ActualNews.Id Berbagi Kasih di Tambora Bersama Satpol PP, Dishub, dan Kepolisian
Menuju Pilpres 2029, Partai Cinta Negeri Usung Ketua Umumnya Samsuri sebagai Calon Presiden

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:08 WIB

DPC AWI Kabupaten Rokan Hilir Siap Dilantik, Konsolidasi Organisasi Terus Dimatangkan

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:24 WIB

Antisipasi Penyebaran HIV di Ibukota, FKDM Bangko Desak Satpol PP Razia Hotel dan Penginapan

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:34 WIB

Koordinator Liputan Satya Bhayangkara, Muh. Basri Nikmati Hari Libur di Kebun Bersama Keluarga.

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:35 WIB

Berprestasi di Ajang Olahraga Internasional, Personel Ditsamapta Polda Sulsel Tuai Apresiasi Kapolri

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:28 WIB

Isu Korupsi Memanas, APBD Nias Utara Ditetapkan 8 Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:57 WIB

Atasi Krisis Air Bersih, Polres Gayo Lues Bangun Sumur Bor untuk Masyarakat

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:14 WIB

Dinsos Rohil Disorot, Tunjangan TKSK dan PSM Belum Dibayarkan Sejak Mei 2025

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:16 WIB

Perkuat Binter dan Mitigasi Wilayah, Koramil 1411-05/Bontobahari Gelar Patroli Gabungan Bersama Komponen Pendukung 

Berita Terbaru