BKN Dukung Gagasan Kemenag RI Hewan Dam Haji Disembelih di Indonesia

baraNews

Senin, 26 Mei 2025 - 05:09 WIB

50436 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Melalui siaran persnya, Barisan Ksatria Nusantara (BKN) mendukung gagasan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI tentang hewan dam haji disembelih di Indonesia. Gagasan yang sempat viral di bulan April 2025 ini, menurut Ketua Umum BKN, Muhammad Rofi`i Mukhlis alias Cak Ofi memberikan mashlahat bagi fakir miskin di Indonesia yang masih banyak mengidap gizi buruk.

“Gagasan itu kan muncul karena Kemenag RI telah mengupayakan distribusi daging dam jamaah haji Indonesia ke Tanah Air belum bisa dilakukan karena terkendala prosedur berlapis dari Arab Saudi. Jadi, Kemenag RI berinisiatif untuk menyembelih hewan dam tersebut di Indonesia aja, bahkan Kerajaan Arab Saudi sudah memberikan isyarat mengizinkan. Lalu masalahnya apalagi, kok nggak didukung?” Tanya Cak Rof`i.

Menurut Cak Rofi`i, kalau masalahnya adalah fiqih, maka fiqih itu memiliki banyak pendapat; karenanya tidak semua alim ulama menolak gagasan Kemenag RI itu. Dia mencontohkan Mudzakarah Perhajian Indonesia di Bandung, 7-9 November 2024 telah menetapkan bahwa penyembelihan dan pembagian daging hadyu atau dam di luar Tanah Haram termasuk di Tanah Air (Indonesia), hukumnya boleh dan sah. Bahkan mudzakarah tersebut merekomendasikan agar Pemerintah RI membuat pedoman tata kelola dam jemaah haji dan memasukan ketentuan penyembelihan dan pembagian daging hadyu/dam di luar Tanah Haram, termasuk di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebaiknya, Kemenag RI menggunakan pendapat fiqih dari hasil Mudzakarah Perhajian Indonesia ini saja karena lebih memberikan mashlahat, dari pada menggunakan pendapat fiqih dari yang menolaknya. Apalagi beberapa negara sudah menerapkan pendapat fiqih yang membolehkan penyembelihan dan pembagian daging hadyu atau dam di luar Tanah Haram alias di negara mereka sendiri,” pungkas Cak Rofi`i.

Berita Terkait

Pers Dilindungi UU, Tapi Legalitas Media Wajib Jelas! SMSI Kritik Keras Bagi Oknum Mengaku Wartawan
Ucapan Prof Kiki Terkait Anwar Usman Dari Kampus Odong-odong Merupakan Penghinaan & Tidak Etis
Penyalahgunaan Jabatan di Sektor Tambang Nikel: Jebakan Investasi dan Mafia Regulasi
LAKSI Dukung Putusan Praperadilan & Mendesak KPK Memulihkan Nama Baik Indra Iskandar
Dorong UMKM Menjadi Ruang Kolaborasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Ketua Dewan Pembina MIO Taufiq Rahman Dorong Perbaikan Sistem Usai Maraknya OTT KPK
Patient Experience Memasuki Fase Baru dengan Hadirnya Sertifikasi Global di Indonesia
Customer Experience sebagai Wajah Layanan Publik Indonesia: 65 Pimpinan PLN Raih Sertifikasi CX Global

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 17:12 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Minggu, 19 April 2026 - 17:07 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 10 April 2026 - 15:37 WIB

Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I

Jumat, 10 April 2026 - 13:17 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 3 April 2026 - 18:47 WIB

Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:27 WIB

Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Senin, 16 Maret 2026 - 15:24 WIB

Belanja Sewa Hotel Rp3 Miliar di Dinkes KBB Disorot, Diduga Abaikan Efisiensi dan Transparansi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:31 WIB

Sentuhan Kayu Sonokeling, Fawaz Salim Hidupkan Kembali Suzuki Jimny LJ80 dan VW Safari dalam Skala Asli

Berita Terbaru

PASAMAN BARAT

Sebanyak 70 Peserta Paskibraka memasuki tahap Krusial

Rabu, 22 Apr 2026 - 06:08 WIB