Tommy Turangan, SH., Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Soroti Dugaan Aktivitas Ilegal di Pesisir Riau

Arie black

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:31 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BaraNews.com, JAKARTA – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan, S.H., mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau dalam pengawasan wilayah pesisir yang dinilai rawan terhadap dugaan aktivitas penyelundupan barang ilegal dan kejahatan lintas negara.

Desakan tersebut disampaikan Tommy Turangan dalam konferensi pers bersama sejumlah awak media di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurut Tommy, pengawasan terhadap kawasan pesisir Riau, khususnya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang berbatasan dengan Selat Malaka, harus menjadi prioritas aparat penegak hukum mengingat kawasan tersebut memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk dari negara tetangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara tidak boleh kalah melawan mafia. Wilayah perbatasan harus dijaga secara serius. Jangan sampai jalur laut dimanfaatkan oleh jaringan penyelundupan yang merugikan negara maupun mengancam keselamatan generasi muda,” ujarnya.

Tommy mengatakan, berbagai pemberitaan media mengenai dugaan aktivitas masuknya komoditas impor tanpa prosedur resmi, seperti buah-buahan dan bawang dari luar negeri melalui sejumlah pelabuhan tidak resmi di kawasan pesisir Rokan Hilir, seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi aparat penegak hukum.

Menurutnya, apabila informasi tersebut benar, maka penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap jaringan yang terlibat, mulai dari pelaku di lapangan hingga aktor intelektual yang diduga berada di balik praktik tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyelundupan komoditas, tetapi berpotensi menjadi ancaman yang lebih besar apabila jalur yang sama dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan transnasional.

“Yang paling kita khawatirkan bukan hanya barang konsumsi yang masuk secara ilegal. Jalur laut yang tidak diawasi dengan baik dapat dimanfaatkan oleh sindikat narkotika atau kejahatan lintas negara lainnya. Karena itu, pengawasan harus diperkuat dan setiap informasi masyarakat wajib ditindaklanjuti secara profesional,” tegas Tommy.

LSM AMTI menilai aparat penegak hukum perlu memberikan penjelasan kepada publik mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menindak dugaan aktivitas ilegal di kawasan pesisir Riau. Organisasi tersebut juga meminta dilakukan evaluasi terhadap efektivitas pengawasan di wilayah perbatasan laut.

Selain itu, Tommy mendesak agar apabila ditemukan indikasi pelanggaran, termasuk dugaan keterlibatan oknum aparat, proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan berdasarkan alat bukti yang sah.

“Jangan sampai muncul persepsi negatif di tengah masyarakat karena lemahnya penegakan hukum. Jika ada oknum yang bermain, harus diusut dan diproses sesuai hukum. Jika tidak ada, aparat juga perlu menjelaskan kepada publik langkah-langkah yang telah dilakukan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Rokan Hilir sendiri merupakan salah satu daerah pesisir di Provinsi Riau yang memiliki akses langsung ke Selat Malaka, jalur pelayaran internasional yang menjadi perhatian dalam aspek keamanan perbatasan dan pengawasan lalu lintas barang.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh tanggapan resmi dari Polda Riau maupun instansi terkait mengenai pernyataan Ketua Umum LSM AMTI tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. (Lek).

 

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 19:04 WIB

Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terbaru