“GMKI JAKARTA, INDONESIA SEKARAT: DEMOKRASI TERGERUS, KEADILAN TUMPUL, KEPERCAYAAN PUBLIK RUNTUH”

REDAKSI JAKARTA

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:09 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, 18 Juni 2026 – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta bersama PC PMII JAKARTA PUSAT menyatakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi bangsa yang saat ini menunjukkan gejala kemunduran demokrasi, krisis keadilan, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan negara.

Kami menilai bahwa berbagai kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat, lemahnya penegakan hukum, serta semakin sempitnya ruang demokrasi menjadi tanda bahwa Indonesia sedang mengalami kondisi “Sekarat Demokrasi, Sekarat Keadilan, dan Sekarat Kepercayaan Publik”.

Alih-alih menghadirkan kesejahteraan, sejumlah kebijakan pemerintah justru dinilai membebani rakyat dan mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat. Sementara itu, berbagai proyek pembangunan dan kebijakan strategis nasional masih menyisakan persoalan serius terkait keadilan sosial, hak masyarakat adat, dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas dasar itu, GMKI Jakarta dan PC PMII JAKARTA PUSAT menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal jalannya demokrasi dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Dalam orasi nya Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan Pian Andreo menyatakan bahwa, MBG harus segera di tutup, kemudian pemerintah harus segera mengembalikan APBN yang tadinya di potong untuk MBG kepada masing masing Plot lembaga negara yang terdampak, kemudian Pian Andreo tidak lupa menyatakan bahwa GMKI Jakarta Menolak seluruh PSN yang berada di Wilayah Indonesia, dan mendesak untuk dihentikan selamat hak hak masyarakat adat belum dapat dipenuhi oleh pemerintah.

Kemudian Mu’ammar Rizal Fauzi selaku Ketua PC PMII Jakarta Pusat mengatakan dalam orasi nya
“Kami melihat ada kecenderungan kemunduran demokrasi yang semakin nyata. Supremasi sipil yang diperjuangkan pasca-Reformasi perlahan tergerus, ruang kritik masyarakat semakin dipersempit, sementara berbagai persoalan mendasar seperti korupsi, ketimpangan ekonomi, dan menurunnya daya beli rakyat belum mendapatkan penyelesaian yang serius dari pemerintah.”

Waktu dan Tempat Aksi

Hari/Tanggal : Kamis, 18 Juni 2026

Waktu : 18.00 WIB – Selesai

Tempat : Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat

Dalam aksi tersebut, GMKI Jakarta menyampaikan tuntutan sebagai berikut:

1. Segera tutup program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak efektif dan tidak menjadi prioritas utama dalam menjawab persoalan mendasar rakyat.

2. Mendesak pemerintah untuk mengembalikan anggaran lembaga-lembaga negara yang sebelumnya dipotong akibat alokasi pembiayaan program MBG, guna memastikan pelayanan publik dan fungsi kelembagaan negara tetap berjalan secara optimal.

3. Menolak seluruh Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mengabaikan hak-hak masyarakat adat, sampai terdapat jaminan perlindungan hak, persetujuan, dan kesepakatan yang adil bagi masyarakat terdampak.

4. Mendesak pencabutan Undang-Undang TNI dan Undang-Undang Polri yang dinilai berpotensi mengancam prinsip demokrasi, supremasi sipil, dan hak-hak warga negara.

5. Mendesak pemerintah untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) guna meringankan beban ekonomi masyarakat yang semakin berat.

GMKI Jakarta dan PC PMII Jakarta Pusat menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab historis untuk tetap berdiri bersama rakyat dalam mengawal demokrasi, menegakkan keadilan, dan mengkritisi setiap kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Indonesia tidak boleh dibiarkan sekarat. Demokrasi harus diselamatkan, keadilan harus ditegakkan, dan kepercayaan publik harus dipulihkan.

Hormat Kami,

GERAKAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA (GMKI) JAKARTA

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Bulukumba Amankan Dua Pria, Satu Sachet Diduga Sabu Turut Disita
Wujudkan Akses Penghubung 3 Desa, Personel Koramil Kajang Bersama Warga Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda
Penuh Haru, AKBP Restu Wijayanto dan Istri Dilepas dengan Isak Tangis Personel Polres Bulukumba
Pimpin Apel Pagi Perdana, AKBP Stephanus Luckyto Tekankan Disiplin, Kebersihan, dan Kecintaan terhadap Organisasi
Babinsa di Bulukumba Serukan Gotong Royong Berantas Hama Babi yang Rusak Kebun Warga
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Koramil Herlang dan Warga Kebut Pondasi Jembatan Beton Perintis Garuda
TNI dan Warga Gantarang Bersinergi Bangun Jembatan Beton Garuda Penghubung 3 Desa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Bulukumba Gelar Penyuluhan Lalu Lintas dan Salurkan Sembako kepada Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Arogansi di Ruang Pengadilan: Aksi Siram Air AMPB di PN Pati Coreng Marwah Peradilan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:57 WIB

TAMBANG DI MANYAMPA DISEGEL, DLHK TURUN KE LOKASI: PENEGAKAN HUKUM JANGAN BERHENTI PADA GARIS SEGEL!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Polres Bulukumba Kembali Bagikan Makanan di Jumat Berkah, Sediakan Menu Sehat dan Enak.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:43 WIB

Tak Hanya Atur Lalu Lintas Pagi, Aiptu Usman Turut Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Bersama Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:20 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Rampungkan Pembangunan Jembatan Garuda Penghubung Dua Desa di Herlang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:13 WIB

TNI dan Warga Gotong Royong Rampungkan Pembangunan Jembatan Garuda Penghubung Dua Desa di Herlang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:10 WIB

Aksi Nyata Cegah Luapan Air, Babinsa Bersama Pemerintah dan Warga Tanah Kongkong Gelar Kerja Bakti Massal

Berita Terbaru