Ray Rangkuti: Serahkan Kasus Penyiraman Air Keras ke Polisi, Bukan Peradilan Militer

REDAKSI JAKARTA

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:27 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menyoroti kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Menurutnya ada kejanggalan di balik pengungkapan tersebut dimana Polda Metro Jaya dan Pusat Polisi Militer dimana berbeda.

Ray menilai, masuknya TNI dalam ranah penyidikan membuat situasi hukum menjadi ’ambyar’.

Mundurnya Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo dari jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis atau Bais TNI sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Kontras, Andrie Yunus, dinilai belum cukup. TNI didesak untuk mengungkap dan menghukum pelaku hingga dalangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Biarkan polisi melakukan penyidikan hingga penyelidikan , karena peristiwanya yang menjadi korban dari sipil dan kejadian ini diluar lingkungan Militer. Oleh karena itu, tidak terdapat dasar yang sah untuk membawa perkara ini ke dalam yurisdiksi peradilan militer.

Mendesak agar proses hukum kali ini benar-benar transparan, menyeluruh, dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya bagi semua yang terlibat, tegasnya ray rangkuti.

Negara harus memastikan pengungkapan auktor intelektualis sebagai jaminan atas sistem perlindungan yang komprehensif bagi pejuang dan pembela hak asasi manusia.

Bagaimanapun reformasi hukum menjadi sebuah keniscayaan. Tanpa penegakan hukum yang tegas dan transparan, impunitas akan terus berulang.

Pada akhirnya, penyiraman air keras kepada aktivis menyalakan alarm keras bagi demokrasi Indonesia. Ia mengirimkan sinyal rapuhnya perlindungan hak asasi manusia. Ketika pembela hak asasi menjadi korban, demokrasi berada dalam posisi yang rapuh.

Kita semua berharap demokrasi juga mampu menjamin kebebasan, keadilan, dan keamanan bagi warga negaranya,tutupnya.

Berita Terkait

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-01/Gantarang Bersama Masyarakat Kejar Pembangunan Jembatan Garuda
Mostbet giriş zamanı sadəlik və sürət ön plandadır
Test Post Created
Navegar sin complicaciones en casino online es posible si sabes dónde buscar
Test Post Created
Progres Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V di Kajang Capai 18 Persen, Kodim 1411/Bulukumba Terus Percepat Pekerjaan
cw-check-https://test.com/
Ditreskrimsus Polda Riau Geledah Kantor PUPR Rokan Hilir, Diduga Terkait Penanganan Kasus Jembatan Air Hitam Pujud

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:15 WIB

Hubungkan 3 Desa, Koramil 1411-01/Gantarang Bersama Masyarakat Kejar Pembangunan Jembatan Garuda

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:01 WIB

Mostbet giriş zamanı sadəlik və sürət ön plandadır

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:01 WIB

Test Post Created

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:25 WIB

Navegar sin complicaciones en casino online es posible si sabes dónde buscar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

Test Post Created

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:09 WIB

cw-check-https://test.com/

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:11 WIB

Ditreskrimsus Polda Riau Geledah Kantor PUPR Rokan Hilir, Diduga Terkait Penanganan Kasus Jembatan Air Hitam Pujud

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:19 WIB

LSM AMTI Singgung Kinerja Kapolres Rohil, Desak Pengungkapan Dugaan Mafia Lintas Negara di Wilayah Pesisir

Berita Terbaru

REGIONAL

Mostbet giriş zamanı sadəlik və sürət ön plandadır

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:01 WIB

REGIONAL

Test Post Created

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:01 WIB

REGIONAL

Test Post Created

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:24 WIB