Mendesak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Melakukan Investigasi Dugaan Manipulasi Dokumen PT. Harum Sukses Mining

baraNews

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:33 WIB

50405 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Koordinator Perkumpulan Aktivis Maluku Utara dan Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Indonesian Anti Corruption Network (IACN), Yohanes Masudede menyoroti dugaan manipulasi dokumen dalam penerbitan RKAB PT. Harum Sukses Mining 2024-2026 yang melibatkan oknum-oknum inspektur Tambang.

Yohanes Masudede mengatakan dugaan manipulasi dokumen RKAB diduga untuk kepentingan penjualan saham PT. HSM oleh Direktur Rudiyanto Limantara kepada Direktur Utama CNGR, Liao Hengxing.

“Karena apabila suatu perusahaan tambang telah memiki RKAB yang berlaku tiga tahun maka penjualan saham pun akan menjadi mahal.” tutur Yohanes di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi dihimpun, PT. CNGR yang melakukan akuisisi secara penuh dilakukan pada akhir 2025 dan diduga ada keterlibatan inspektur tambang dalam proses akuisisi tersebut.

Penjualan saham PT. HSM dilakukan oleh Direktur Rudiyanto Limantara kepada PT. CNGR di tahun 2024-2025 yang ditaksir kurang lebih 60 persen saham yang diperjual belikan.

Peran inspektur tambang yang diduga juga memanipulasi beberapa dokumen yang menjadi syarat penerbitan RKAB 2024-2026 yaitu data eksplorasi yang diduga fiktif, rancangan anggaran biaya, dokumen analisis jaminan reklamasi pasca tambang, pengajuan AMDAL eksplorasi yang tidak berkesesuaian dan dokumen IPPKH yang diduga bermasalah. Bahkan diduga juga menerima sejumlah uang untuk meloloskan dokumen feasibility study (FS) pada tahun 2024, tegas Yohanes.

Atas dugaan pemalsuan dokumen yang dibuat maka terbitlah RKAB sebesar 5.900.000 metrik ton dengan luas konsesi 950 hektare di atas IPPKH/PPKH sebesar 500 hektare. Dalam dokumen tersebut ditemukan ketidakbersesuaian dengan mekanisme penerbitan RKAB diduga kuat terjadi manipulatif yang luar biasa karena di dilakukan oleh oknum-oknum yang seharusnya menegakan kaidah-kaidah hukum yang baik dalam pertambangan.

Yohanes Masudede menyerukan dan mendesak satgas PKH dan Kementerian ESDM untuk melakukan investigasi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam manipulasi dokumen RKAB demi kepentingan akuisisi saham antara PT. CNGR kepada PT. HSM tersebut.

Yohanes Masudede menerangkan sudah mengantongi beberapa dokumen tersebut sebagai bukti bila mana ada laporan dalam proses akuisisi saham dan penerbitan dokumen RKAB tersebut, kami mengedus ada aroma suap menyuap yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Oleh sebab itu, pihak-pihak yang terkoneksi dengan inspektur tambang dalam hal ini adalah kepala teknik tambang (KTT) karena dalam Permen ESDM KTT merupakan perwakilan negara untuk melaksanakan teknik dan kaidah pertambangan sehingga KTT juga diduga kuat terlibat dalam manipulasi dokumen RKAB 2024-2026. (*)

Berita Terkait

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”
Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN
KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR
Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang
Prof DR Sutan Nasomal : Presiden Harus Sadar. Bisa Terjadi Krisis Kelaparan Meluas. Pedagang Dengan Modal Kecil Mengalami Kebangkrutan Dampak Daya Beli Masyarakat Hilang

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Diduga Pabrik Olie Palsu Kembali Beroperasi di Nerogtog, Profesor Sutan Nasomal Desak Aparat Bertindak !

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Meriah dan Penuh Aksi! 470 Anggota PMR Tunjukkan Kekompakan di Latgab PMI Mekar Baru

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Wagub Babel Hellyana Didakwa Gunakan Ijazah Palsu, Jaksa Ungkap Temuan soal Tanda Tangan Rektor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla, 1.006 Hektare Lahan Terbakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Hakim Nyatakan Gugatan Praperadilan Dokter Tifa Gugur Demi Hukum

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Sindikat Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel Raup Keuntungan Tiga Kali Lipat, Polisi Masih Dalami Motif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras

Berita Terbaru