Stok Aman 3,9 Juta Ton, Kepala Bapanas: Saatnya Bulog Genjot Penyaluran Beras

baraNews

Sabtu, 20 September 2025 - 08:33 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas cadangan beras pemerintah (CBP) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menyebut CBP bukan hanya soal menumpuk stok, tetapi juga sebagai instrumen intervensi untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan masyarakat.

“CBP berfungsi sebagai instrumen strategis dalam menjaga stabilitas harga, pasokan, dan akses pangan masyarakat,” ujar Arief dalam keterangannya, Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, pengelolaan CBP yang dijalankan oleh Perum Bulog merupakan mandat resmi dari Bapanas sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“CBP harus dikelola dengan hati-hati, tidak hanya dari sisi kuantitas tapi juga kualitas. Beras yang disalurkan, baik untuk bantuan pangan, intervensi pasar, maupun penanganan bencana, harus selalu layak konsumsi dan memenuhi standar mutu,” tegas Arief.

Ia menambahkan, keberadaan Perpres 125/2022 juga telah memperkuat sinergi antara Bapanas dan Perum Bulog dalam menjalankan fungsi stabilisasi pangan. Dengan dasar hukum ini, CBP diarahkan sebagai alat kebijakan yang berfungsi langsung untuk menjaga daya beli rakyat dan mengendalikan inflasi, khususnya inflasi sektor pangan.

“Kalau stok beras hari ini mencapai 3,9 juta ton dan itu sangat aman, maka melihat dinamika pasokan dan harga sekarang, saatnya Bulog terus menggencarkan penyaluran, baik itu untuk program SPHP, bantuan pangan, maupun penanganan bencana,” ujar Arief.

Sepanjang tahun 2025 hingga 17 September, Arief menyebut total realisasi penyaluran CBP telah mencapai 798,8 ribu ton dengan rincian:

  • Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan): 374,8 ribu ton
  • Beras bantuan pangan (alokasi Juni dan Juli): 365,5 ribu ton
  • Program golongan anggaran: 60,1 ribu ton
  • Tanggap darurat: 418 ton

Pemerintah juga memastikan keberlanjutan program bantuan pangan beras untuk Oktober dan November, masing-masing sebanyak 365,5 ribu ton. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 18.277.083 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

“Apabila dibutuhkan, nantinya bantuan pangan beras bisa tetap berlanjut di Desember, sesuai hasil evaluasi pemerintah,” tutup Arief.

Saat ini, CBP menjadi garda terdepan dalam penguatan sistem pangan nasional di tengah tantangan cuaca ekstrem dan ketidakpastian global. Pemerintah menekankan pentingnya kepercayaan publik yang dibangun melalui penyaluran beras yang tepat sasaran dan berkualitas.

Berita Terkait

Jamintel Tegaskan Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
Ketua Umum JARNAS Menyampaikan Isu TPPO yang Masih Terjadi Di Indonesia
PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Temuan Gas “Whip Pink”, Tegaskan Vape Pintu Masuk Narkoba
Smartrie Group Hadiri Forum Saudi–Indonesia Umrah Exchange 2026, Dorong Kepastian Regulasi dan Peningkatan Layanan Jamaah
Oragnisasi Kepemudaan Apresiasi Penganugerahan Bintang Jasa Utama Kepada Kepala BGN Dadan Hindayana
Kodaeral V Hadiri Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Kota Surabaya Tahun 2026
Prestasi, Disiplin, dan Sportivitas: XTC Academy Jateng Bersinar di KTI–JATIM
Evakuasi ATR 42-500 Rampung, Dirjen PSDKP Ipunk Kenang Pengorbanan di Medan Ekstrem Bulusaraung

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:07 WIB

Ketua PPWI-OI Kecewa Tak Diundang Bukber Polres Ogan Ilir, Soroti Ketidakadilan Humas

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:09 WIB

YBM PLN UP3 Kendari Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa “Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H”

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:39 WIB

Kapolda Sumsel Kerahkan 1.000 Personel, Operasi Ketupat Musi 2026 Resmi Dimulai

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:36 WIB

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:32 WIB

Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Ogan Ilir Siapkan 5 Pos Mudik dan Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:06 WIB

Narasi Tanpa Data Hukum Dinilai Manipulasi Opini, Dugaan Pemalsuan Dokumen Oknum Lain Kembali Diungkit

Senin, 9 Maret 2026 - 20:05 WIB

Kerjasama Publikasi Disorot, Agus Kliwir : Maraknya Media Tak Profesional

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:15 WIB

Hadiri Penanaman Jagung, Kapolda Riau Laporkan Capaian Produksi di 2025

Berita Terbaru

OPINI

Kebutuhan Gizi Masyarakat Dijamin Penuh Negara

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB