KSAD Tegaskan Masuk TNI AD Tak Butuh “Orang Dalam”, Seleksi Gratis!

baraNews

Sabtu, 20 September 2025 - 07:54 WIB

50368 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa proses rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) saat ini dilakukan secara transparan dan tanpa dipungut biaya. Hal ini disampaikan Maruli usai meninjau stan penerimaan prajurit dalam gelaran TNI Fair 2025 yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

“Ini yang penting nih, kadang-kadang orang selalu berpikir bahwa kalau mau masuk TNI harus ada yang dikenal, harus dibayarin, dan lain sebagainya… Padahal sekarang sudah banyak perubahan,” kata Maruli kepada wartawan.

Menurut Maruli, anggapan masyarakat soal rekrutmen yang membutuhkan “orang dalam” atau “uang pelicin” sudah tidak relevan lagi di era sekarang. Ia menegaskan bahwa siapa pun warga negara Indonesia bisa mendaftar menjadi prajurit TNI AD tanpa harus membayar sepeserpun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu juga bisa meyakinkan mereka bahwa siapa pun bisa daftar tanpa harus keluar biaya,” imbuhnya.

TNI AD, kata Maruli, juga terus meningkatkan pengawasan di lapangan demi memastikan proses seleksi berjalan objektif dan bersih. Ia menyebut sudah ada tim khusus yang ditugaskan untuk mengawasi tahapan seleksi.

“Pastinya kita terus tingkatkan. Kita juga udah punya tim yang memantau ke sana. Dan kalau ada orang yang bisa melaporkan ke kami, kami justru lebih senang sekarang,” ujarnya.

Ke depannya, TNI AD juga berencana membuka kanal pengaduan khusus agar masyarakat yang mengetahui adanya praktik curang atau oknum yang memanfaatkan momen rekrutmen bisa melapor langsung kepada institusi.

“Kita menyadari nggak semua orang punya akses komunikasi langsung. Jadi ke depan nanti akan dibuat misalnya nomor telepon aduan atau WhatsApp pengaduan. Mudah-mudahan itu bisa bikin proses seleksi jadi lebih baik dan bersih,” tambah Maruli.

Penegasan KSAD ini muncul di tengah sorotan terhadap sejumlah kasus hukum yang menyeret anggota TNI AD, termasuk dalam konteks dugaan pungli dan pelanggaran etik. Maruli menekankan bahwa pembenahan terus dilakukan, termasuk dari sisi rekrutmen, agar TNI AD tetap dipercaya masyarakat.

Acara TNI Fair 2025 sendiri menjadi salah satu ajang terbuka bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan institusi TNI, termasuk mendapatkan informasi langsung seputar rekrutmen, pendidikan, dan kehidupan prajurit. Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi, terutama dari kalangan muda yang ingin mendaftar sebagai calon prajurit.

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan

Minggu, 6 September 2026 - 19:04 WIB

Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara

Minggu, 6 September 2026 - 18:35 WIB

Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online

Jumat, 4 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Jumat, 4 September 2026 - 07:12 WIB

Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum

Berita Terbaru