Lima Tokoh Agama Menanda Tangani Petisi Tolak Anarkisme & Provokasi

baraNews

Senin, 15 September 2025 - 15:56 WIB

50210 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat_ Aksi demo damai kembali terjadi di Kawasan Silang Selatan, Monas Jakarta Pusat, Senin (15/09/2025) yang di selenggarakan aliansi Gerakan Rakyat untuk Damai (Garuda) dengan kekuatan massa aksi 2.000 orang.

Koordinator aksi, Rifai Salamohoda, menyampaikan bahwa dalam aksinya, massa menegaskan lima tuntutan utama kepada pemerintah terkait situasi sosial dan politik yang memanas beberapa hari terakhir.

“Lima poin tuntutan ini merupakan bentuk respons atas kerusuhan anarkis yang terjadi sejak 25 hingga 30 Agustus 2025, yang dinilai merusak fasilitas negara dan menimbulkan keresahan sosial.”tandasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, lima tuntutan kami, yang sudah disampaikan oleh tokoh lintas agama yang hadir hari ini, intinya menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme. Kami meminta pemerintah untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi bangsa.”tegas Rivai

Adapun lima tuntutan demo sebagai berikut: 1. Menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme yang dapat memecah belah bangsa.

2. Menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional, agar negara tetap kondusif.

3. Melindungi stabilitas ekonomi dari dampak negatif kerusuhan yang dapat mengusir investor.

4. Menghargai aspirasi masyarakat secara damai dan terbuka, tanpa provokasi yang menyakitkan.

5. Menyediakan ruang dialog dan audiensi resmi antara massa aksi dan pemerintah, khususnya pihak Istana Negara.

aksi ini merupakan gabungan dari mahasiswa, ormas Islam, dan tokoh lintas agama Katolik, Hindu, Buddha, dan Kristen. Mereka bersama-sama menyuarakan pesan damai dan persatuan dalam bingkai keberagaman.

“Kami menolak propaganda dan kekerasan yang muncul dari berbagai kelompok yang ingin memecah belah bangsa,”tambah Rifai.

“Kami menunggu pihak Istana untuk menerima aspirasi kami. Jika tidak diterima, kami akan tetap bertahan dengan damai sebagai bentuk keseriusan kami menyampaikan tuntutan,” ujar Rifai.

Salah satu salah Tokoh agama dan Pemuda, Yusri Albima, Ketua DPN AMBI dalam orasinya menyampaikan, Di Negera Demokratis, Rakyat harus Kritis tapi tidak bolek Anarkis.
Dalam Teori Demontrasi atau Aksi Unjuk Rasa, Aksi Massa menyampaikan aspirasi selalu damai. Namun ketika Aksi dihadapi dengan Represi dan Arogansi Aparat, maka pasti berujung Anarki untuk melawan segala bentuk Arogansi dan kesewenang-wenangan.
“Mari kita kritisi Pemerintah dengan hal-hal yang konstruktif. Wajib Kritis, tidak boleh Anarkis. Kita Jaga Jakarta, Kita Jaga Indonesia dan kita Kawal Pemerintahan Prabowo Subianto sampai akhir.”Imbuhnya dengan penuh semangat.

Usai berorasi para Tokoh Agama dan massa sepakat dan menanda tangani,
“Petisi Tanda Tangan”
“Tolak Anarkisme & Provokasi” yang akan di serahkan ke Istana Presiden. (*)

Berita Terkait

Surat Terbuka Beni Sihotang kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Tender Jargas diminta Fair
Membangun Pers yang Kuat dan Berintegritas, SWI Jabar Datangi Diskominfo Jabar untuk Perkuat Sinergi Informasi Publik
FAME Indonesia Bawa Jejaring 24 Universitas Indonesia ke Vietnam, Dorong Kolaborasi Global
Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:29 WIB

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 18:26 WIB

PA-MALUT Berencana Mendorong Kasus Hibah KPU tikep di KPK dan Kejagung

Rabu, 16 September 2026 - 16:29 WIB

Perkuat Nilai Kebersamaan, Ketum Dulur Sikep Nyawi Bawa Semangat “Urip Ya Urup”

Minggu, 6 September 2026 - 18:32 WIB

Pemprov DKI Jakarta Berlakukan PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:08 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Jumat, 4 September 2026 - 19:20 WIB

Soroti Temuan BPK dan Dugaan Skandal Pengelolaan KPR, KAMAKSI Desak APH Periksa Direktur Utama BTN

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

KAMAKSI Desak Dirut BTN Benahi Carut Marut KPR

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Habib Bahar bin Smith Angkat Bicara Terkait Tewasnya Warga Pejompongan dalam Kericuhan

Berita Terbaru