Golkar Ingatkan Kader Hindari “Flexing” di Tengah Suasana Politik Memanas

baraNews

Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:04 WIB

50498 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, meminta para kader partainya berhati-hati dalam memberikan pernyataan di ruang publik. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap, termasuk menghindari pamer kekayaan atau flexing, terutama di tengah situasi sosial yang sedang memanas.

Pesan itu disampaikan Sarmuji dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Menurutnya, sejumlah komentar maupun perilaku anggota DPR yang dianggap tidak sensitif telah memperburuk suasana dan menambah kemarahan publik.

“Eskalasi sosial yang kita hadapi saat ini bukan hanya akibat kebijakan, tetapi juga diperparah oleh ucapan-ucapan yang menyinggung rasa keadilan masyarakat,” kata Sarmuji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gelombang ketegangan sosial belakangan ini dipicu oleh dua isu besar: kenaikan tunjangan anggota DPR RI dan meninggalnya seorang pengemudi ojek online yang dilindas mobil polisi. Peristiwa tersebut memicu demonstrasi di berbagai kota dan meningkatkan sorotan terhadap elite politik.

Sarmuji mengakui, kondisi masyarakat saat ini tengah sulit akibat tekanan ekonomi global. Karena itu, ia menilai sikap rendah hati dan empati dari para pejabat maupun kader politik menjadi sangat penting.

“Kita harus memahami suasana hati rakyat. Jangan sampai pernyataan atau tindakan kita justru menambah luka,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Dokter Tifa Hentikan Penelitian Polemik Ijazah Jokowi, Pilih Kembali Fokus ke Dunia Kesehatan
Pemerintah Pastikan Kondisi Politik dan Keamanan Tetap Aman di Tengah Dinamika Global
Pemerintah Tegaskan Akan Ambil Tindakan Terukur terhadap Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian
SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL
Viral Tumpukan Uang di SPPG Pesisir Barat, Warga Tuntut Keterbukaan dan Investigasi Mendalam
Polemik Istilah “Londo Ireng”, Ahmad Khozinudin Tegaskan Kritik sebagai Pengawal Demokrasi
Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa
DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:48 WIB

Dokter Tifa Hentikan Penelitian Polemik Ijazah Jokowi, Pilih Kembali Fokus ke Dunia Kesehatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Pemerintah Tegaskan Akan Ambil Tindakan Terukur terhadap Penyebar Hoaks dan Ujaran Kebencian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:58 WIB

SWI Perjuangkan Kompetensi Anggota, UMJ Buka Peluang S1 dan S2 Jalur RPL

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:03 WIB

Viral Tumpukan Uang di SPPG Pesisir Barat, Warga Tuntut Keterbukaan dan Investigasi Mendalam

Senin, 27 Juli 2026 - 22:22 WIB

Polemik Istilah “Londo Ireng”, Ahmad Khozinudin Tegaskan Kritik sebagai Pengawal Demokrasi

Senin, 20 Juli 2026 - 08:32 WIB

Edi Suprapto: Pelantikan DPP SWI Menjadi Tonggak Kebangkitan Organisasi Pers yang Berdampak bagi Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:01 WIB

DPP SWI Audiensi dengan Dewan Pers, Bahas Regulasi Baru dan Penguatan Profesi Wartawan

Senin, 4 Mei 2026 - 20:13 WIB

Royal Enfield Gaspol Bangun Kepercayaan Konsumen, Service Campaign UCE Nusantara Digelar di Antasari

Berita Terbaru