Massa Ojol dan Warga Ricuh di Depan Mako Brimob Kwitang, Buntut Tewasnya Affan Kurniawan

baraNews

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:15 WIB

50353 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Aksi unjuk rasa masyarakat dan pengemudi ojek online (ojol) kembali berlangsung di sekitar Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/8). Massa mencoba mendekat ke markas Brimob, namun upaya itu dihalangi personel TNI yang berjaga di sekitar lokasi.

Sekitar pukul 14.25 WIB, massa terlihat berkumpul di depan Gedung Capitol, yang berdampingan dengan Mako Brimob. Situasi memanas ketika terjadi lemparan botol, disusul tembakan petasan ke arah Brimob. Dari barisan massa terdengar teriakan “pembunuh” yang diarahkan ke markas kepolisian tersebut.

Sementara itu, aparat Brimob tampak bersiaga dengan perlengkapan lengkap dan tameng. Hingga pukul 14.30 WIB, belum ada gas air mata yang ditembakkan. Massa kemudian didesak mundur oleh personel TNI, meski sebagian pedemo tetap bersorak keras, “Buka pintunya sekarang juga!”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kericuhan ini tak lepas dari insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojol, Affan Kurniawan, setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

Kepala Divisi Propam Polri Irjen Abdul Karim menyebut pihaknya telah mengamankan tujuh anggota kepolisian yang berada di dalam kendaraan tersebut.

“Tujuh pelaku, pertama berpangkat Kompol CDC, inisial C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J,” kata Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta, Kamis malam (28/8).

Aksi massa di Kwitang ini menjadi simbol meluasnya kemarahan publik terhadap dugaan penggunaan kekerasan berlebihan oleh aparat, sekaligus mempertegas sorotan tajam terhadap Polri di tengah gelombang desakan reformasi. (*)

Berita Terkait

Royal Enfield Gaspol Bangun Kepercayaan Konsumen, Service Campaign UCE Nusantara Digelar di Antasari
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP
Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto
Langkah Besar Dimulai di Bandung, XTC Gelar Rakernas I
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik
Petisi Ahli dan MIO Indonesia Tekankan Pentingnya Pembenahan KPK

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:47 WIB

59 Kantong Darah Terkumpul dalam Bakti Kesehatan Polres Bulukumba Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:31 WIB

BANTUAN UNTUK RAKYAT, TAPI KENAPA MASIH MENUAI TANYA?

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:05 WIB

Khoirul Fahmi Perkuat Sinergi Perbaikan Jalan Mahato–Simpang Menggala Demi Mobilitas Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:50 WIB

Babinsa Jojjolo Gelar Komsos, Bahas Dampak Ekonomi Jembatan Gantung Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:53 WIB

Kapolres Bulukumba Pimpin Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Taccorong.

Senin, 22 Juni 2026 - 17:31 WIB

Polsek Gantarang Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Bukit Tinggi, 3 Motor dan 2 Ayam Diamankan.

Senin, 22 Juni 2026 - 17:25 WIB

CAMAT KINDANG, PEMDES, BPD & POLSEK KINDANG TINJAU JEMBATAN DARURAT DI GARUNTUNGAN

Senin, 22 Juni 2026 - 08:21 WIB

Polres Bulukumba Sukses Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup, Tiga Tim Juara Siap Berlaga di Tingkat Polda

Berita Terbaru

Oplus_131072

REGIONAL

BANTUAN UNTUK RAKYAT, TAPI KENAPA MASIH MENUAI TANYA?

Kamis, 25 Jun 2026 - 04:31 WIB