Aksi Solidaritas Ojol di Pekalongan Ricuh, Gedung DPRD Terbakar

baraNews

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:22 WIB

50431 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekalongan – Aksi unjuk rasa solidaritas driver ojek online (ojol) di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu (30/8/2025), berakhir ricuh. Massa yang semula menggelar doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta, akhirnya terlibat bentrokan hingga memicu kebakaran di Gedung DPRD Kota Pekalongan.

Pantauan di lapangan, aksi dimulai dengan tabur bunga dan doa di Stadion Hugeng. Setelah itu, massa bergerak menuju jalur Pantura untuk mendatangi Mako Brimob Kalibanger, kemudian melanjutkan orasi di Lapangan Mataram.

Situasi yang awalnya tertib berubah tegang ketika massa masuk ke kompleks Kantor Wali Kota Pekalongan yang terletak di sisi barat Lapangan Mataram. Tak lama kemudian, api terlihat membakar Gedung DPRD serta pos Satpol PP di bagian depan. Belum diketahui secara pasti sumber api tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Massa menyerbu gedung DPRD, lalu muncul api yang membakar gedung dan pos Satpol PP. Suasana jadi kacau,” kata Suryono (50), warga sekitar.

Warga lain, Wanardi, menambahkan bahwa aksi massa juga merusak sejumlah fasilitas di Lapangan Mataram. “Mereka baru bubar ketika api makin membesar dan terdengar tembakan dari aparat,” ujarnya.

Asap putih yang diduga gas air mata terlihat mengepul di sekitar Lapangan Mataram. Massa pun kocar-kacir keluar dari lokasi setelah polisi menembakkan gas untuk membubarkan kerumunan.

Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, menyayangkan aksi anarkis tersebut. Menurutnya, pedemo sebelumnya berjanji tidak merusak fasilitas pemerintahan.

“Kami belum bisa menghitung kerugian. Langkah utama sekarang adalah pemadaman api. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada korban jiwa,” ujar Nur.

Ricuhnya aksi di Pekalongan menambah rentetan protes serupa di berbagai daerah, sebagai buntut kasus tewasnya Affan Kurniawan yang memicu gelombang kemarahan di kalangan driver ojol dan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 8 Bandara, 712 Penerbangan Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Operasional Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Dipaksakan Berjalan
Modus Penyelundupan Emas Ilegal Masif Terjadi di Berbagai Bandara
Komdigi Klaim Blokir 8,8 Juta Lebih Situs Judi Online
Mengapa Kasus Keracunan pada Program Makan Bergizi Gratis Terus Terjadi dan Menelan Ribuan Korban di Berbagai Daerah?
Gubernur Kalbar Bentak Mahasiswa Saat Dicegat di Bandara, Tuntutan Karhutla Meledak di Depan Umum
Respons Hercules soal Kericuhan Pascademo DPR dan Komunikasi dengan Habib Bahar
Video Lama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Kembali Viral di Tengah Sorotan Terhadap GRIB Jaya

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 01:26 WIB

LSM KPK Segera Laporkan Dugaan Kejanggalan Anggaran Kominfo Rohil ke Kejari

Jumat, 11 September 2026 - 04:09 WIB

Tingkatkan Aksesibilitas, TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda Penghubung 3 Desa di Gantarang

Jumat, 11 September 2026 - 04:07 WIB

Perkuat Akses Antardesa, Koramil 1411-02/Bulukumpa Bersama Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda

Jumat, 11 September 2026 - 04:05 WIB

Percepat Konektivitas Wilayah, Koramil 1411-07/Herlang dan Warga Bahu-Membahu Bangun Jembatan Beton Garuda

Jumat, 11 September 2026 - 04:03 WIB

Tingkatkan Konektivitas 3 Desa di Kajang, Personel Koramil 1411-03 dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda

Rabu, 9 September 2026 - 23:44 WIB

Berlangsung Kondusif, Polres Bulukumba Sukses Kawal Unras Masyarakat dari 3 Kecamatan.

Rabu, 9 September 2026 - 15:35 WIB

Antrean Panjang Kerap Terjadi, SPBU Bacari Siap Bantu Kendaraan Emergency

Rabu, 9 September 2026 - 06:48 WIB

Kodim 1411/BLK Gelar Kegiatan Pemberdayaan Komponen Masyarakat melalui Penguatan Karakter Kebangsaan

Berita Terbaru