Menggandeng Semua Elemen, GP Ansor Jakarta Barat Buka Wadah Baru Literasi Sosial-Ekonomi

baraNews

Senin, 4 Agustus 2025 - 06:17 WIB

50200 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) dibawah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), DPD Jakarta Barat mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan meluncurkan Asta Cita Center untuk mewujudkan Indonesia Emas di 2045.

Melalui keterangannya kepada wartawan, Senin (4/8), Ketua DPD Banser Jakarta Barat, H. Nurzaman Sidiq mengatakan, Asta Cita Center merupakan program Ketua Umum GP Ansor Pusat sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk memastikan program Prabowo-Gibran dapat terealisasi dengan baik. “Pemerintahan Prabowo-Gibran mempunyai visi besar yang harus kita dukung dengan memastikan berbagai kebijakan pemerintah telah terealisasi tepat sasaran. Untuk itulah, Asta Cita Center telah di-launching pada bukan Januari 2025 di Hotel Bidakara Jakarta Pusat,” kata Nurzaman.

Nurzaman Sidiq menuturkan, platform Asta Cita Center akan berfungsi sebagai penopang yang menjembatani program pemerintah dengan masyarakat secara langsung. “Asta Cita Center akan menyediakan dan mengembangkan jejaring ahli dan praktisi dalam mendukung empat isu seperti bisnis ekonomi, inovasi teknologi dan media, sumber daya manusia (SDM), dan anak muda,” kata Nurzaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskannya, dmana aplikasi ini memiliki empat fokus utama. Pertama, pengembangan ekonomi pedesaan. Kedua, riset dan inovasi teknologi untuk menciptakan inovasi dalam bidang teknologi, pendidikan, dan ekonomi. Ketiga, pembangunan SDM dengan pelatihan koperasi sebagai modal utama pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keempat, kolaborasi dengan komunitas untuk mencapai agenda besar negara.

Pada saat Asta Cita Center di-launching oleh Ketua umum GP Ansor di Jakarta, Nurzaman menekankan pentingnya melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mendukung upaya pembangunan. “Yang bisa kita lakukan adalah mengajak sebanyak-banyaknya anak-anak muda untuk menjadi penopang dari apa yang sedang negara lakukan,” ucap dia.

Menurut Nurzaman, pemerintah akan menghadapi banyak tantangan ke depan. Oleh karena itu, kualitas sumber daya manusia (SDM) dan perekonomian perlu diperkuat. “Mencapai apa yang menjadi agenda besar negara, kata kuncinya adalah kolaborasi,” tuturnya. (Red).

Berita Terkait

Misteri Pengembalian Amplop Menteri Kehutanan dan Dugaan Kebocoran Operasi KPK
BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks
Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum
Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan
Megawati Kritik Variasi Menu Program MBG dan Soroti Efisiensi Anggaran Daerah
Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang
Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras
Kematian Sutrimo Masih Misterius, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:29 WIB

BMKG NTT Tegaskan Prediksi Gempa Besar 15 Agustus 2026 Merupakan Hoaks

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Usai Komentari Pidato Presiden Prabowo di Media Sosial, Publik Soroti Proporsionalitas Penegakan Hukum

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Sidang Banding Nadiem Makarim, Saksi Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan dalam Transaksi Perusahaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Megawati Kritik Variasi Menu Program MBG dan Soroti Efisiensi Anggaran Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Macan Kumbang Kelaparan Masuk Permukiman Warga di Batang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Pramono Anung Instruksikan Tindakan Tegas terhadap Konten Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Eks Menteri Agama Yaqut Qoumas Didakwa Korupsi Rp622 Miliar dari Kuota Haji Tambahan

Berita Terbaru