Inilah 5 Suku Terbesar di Setiap Pulau di Indonesia versi BPS dan IPUMS

baraNews

Senin, 21 Juli 2025 - 02:41 WIB

50782 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Keberagaman suku bangsa menjadi salah satu kekayaan utama Indonesia sebagai negara kepulauan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010 yang dikompilasi oleh IPUMS, lima suku terbesar di masing-masing pulau utama Indonesia menunjukkan pola persebaran penduduk yang menarik sekaligus mencerminkan dinamika migrasi dan sejarah sosial budaya.

Di Pulau Jawa, suku Jawa mendominasi dengan jumlah mencapai 75,7 juta jiwa, disusul Sunda (39,4 juta), Betawi (6,7 juta), Madura (6,5 juta), dan Tionghoa (1,5 juta). Hal ini mencerminkan kepadatan dan keragaman etnis yang tinggi di pulau paling padat di Indonesia.

Pulau Sumatera mencatatkan jumlah suku Jawa tertinggi di luar pulau asalnya, yaitu 15,2 juta jiwa. Selain itu, suku Melayu (12,3 juta), Batak (7,3 juta), Minangkabau (5,7 juta), dan Aceh (3,9 juta) menjadi kelompok besar di pulau ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kalimantan, suku Banjar menjadi mayoritas dengan 3,8 juta jiwa, diikuti suku Jawa (2,6 juta), Dayak (2,5 juta), Melayu (1,5 juta), dan Bugis (736 ribu). Data ini menunjukkan perpaduan antara suku asli dan pendatang yang cukup seimbang.

Sementara di Sulawesi, suku Bugis menjadi kelompok terbesar dengan 4,7 juta jiwa, disusul Makassar (2,4 juta), Gorontalo (1,2 juta), Minahasa (1 juta), dan Buton (723 ribu). Persebaran ini mencerminkan kekuatan budaya lokal yang masih dominan di wilayah timur Indonesia.

Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, suku Bali dan Sasak mencatat angka sama, masing-masing 3,05 juta jiwa, kemudian diikuti Atoni (927 ribu), Manggarai (727 ribu), dan Sumba (643 ribu).

Adapun di wilayah Maluku dan Papua, suku asli Papua menjadi mayoritas dengan 2,5 juta jiwa, diikuti suku asli Maluku (1,9 juta), pendatang dari Sulawesi (889 ribu), suku Jawa (602 ribu), dan pendatang dari Nusa Tenggara Timur (49 ribu).

Data ini menegaskan bahwa selain keberadaan suku asli di masing-masing pulau, perpindahan penduduk antarpulau turut memengaruhi struktur etnis di berbagai wilayah di Indonesia. Fenomena ini terjadi akibat program transmigrasi, urbanisasi, serta faktor ekonomi dan sosial lainnya. (*)

Berita Terkait

Jebakan Di balik Perempuan Penggerak Ekonomi
Pemilihan Ketua RT (Pilkate) Serentak di Kota Jambi: Wajah Demokrasi Akar Rumput yang Hidup
Ketenagakerjaan Masa Depan Dimulai di Lembang: FMIB Satukan Gagasan, Komitmen, dan Kolaborasi
Refleksi dan Komitmen Baru: IWO-I KBB Teguhkan Peran Pers dalam Mendukung Program Asta Cita
bank bjb dan BPSDM Provinsi Jawa Barat Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Sumber Daya Manusia
HEBOH HANTU DWI FUNGSI ABRI
Al-Quran Pedoman Hidup, Bukan Hidangan Prasmanan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:36 WIB

Polres Pasaman Barat Bersama Pemda dan Pertamina Gelar Sidak Distribusi BBM Bersubsidi di Sejumlah SPBU

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:59 WIB

Pemkab Pasbar Tampung Aspirasi Dokter Spesialis, Hari ini Layanan RSUD Kembali Normal

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:29 WIB

Antisipasi Aktivitas PETI, Petugas Gabungan Menggelar Patroli Ke Kecamatan Gunung Tuleh

Senin, 1 Juni 2026 - 11:38 WIB

Bupati Bersama Forkopimda Sidak 2 PKS di Gunung Tuleh

Senin, 1 Juni 2026 - 05:15 WIB

Kapolres Pasaman Barat bersama Ketua DPRD Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:29 WIB

Bupati Pasaman Barat meminta PKS Tidak menurunkan Harga TBS Secara Sepihak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:00 WIB

Usai Pesta Sabu-Sabu, Empat Lelaki Diamankan Polisi di Kampung Cubadak Pasaman Barat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIB

Pemkab Pasaman Barat Kembali Meraih Opini WTP dari BPK RI Capaian WTP ke-10

Berita Terbaru