Bukan Hoax : Konflik Warga dan Perusahaan Tambang di Torete Adalah Sebuah Fakta

baraNews

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:26 WIB

50553 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morowali,- Tidak membantah adanya konflik agraria warga Torete versus perusahaan tambang nikel dan rencana pembangunan kawasan industry. Pemerintah desa Torete dan desa Buleleng di Morowali mendadak melakukan konfrensi pers terkait adanya kabar perpecahan maupun potensi konflik antar warga di kedua desa.

Tidak jelas sumber informasi di media social yang dimaksud dan siapa pelaku penyebar hoax yang menyebut adanya konflik antar warga kedua desa, hingga menimbulkan tanda tanya dari sejumlah warga Torete yang sedang berkonflik dengan perusahaan tambang.

Rina Maharadja, salah seorang warga desa Torete yang juga merupakan pembina Aliansi Masyarakat Torete Bersatu (AMTB) mengatakan, tidak mengetahui secara jelas motif dilakukannya konfrensi pers Kades dan Ketua BPD Desa Torete dan Buleleng yang tersebar di grup WhatsApp Forum Diskusi dan Informasi, pada Senin, 12 januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena dari awal sampai saat ini, memang tidak ada konflik antar warga desa Buleleng dan Torete, yang ada adalah konflik warga dengan perusahaan mengenai hak-hak atas lahan diwilayah desa Torete,” ucap Rina Maharadja kepada sejumlah wartawan.

Ia pun mempertanyakan, apakah langkah ini adalah “by desain” untuk meredam akar persoalan konflik agraria atas serbuan investasi pertambangan dan seakan terus dipelihara?. Pasalnya, hingga kini, konflik agraria antar warga dan perusahaan sudah memakan korban warga setempat.

Setidaknya hingga sekarang, ada empat warga yang menjadi korban yang mendekam dibalik jeruji besi sebagai akibat konflik agraria warga melawan perusahaan PT. Teknik Alum Serivice (TAS) maupun PT. Raihan Catur Putra (RCP). Dari keempat orang warga setempat, termasuk diantaranya dialami aktivis lingkungan dan seorang jurnalis di Torete Morowali.

Disisi lain, pasca konfrensi pers tersebut dan konflik yang belum usai, muncul lagi informasi terkait adanya rencana jual beli lahan mangrove berkedok tali asih dan atau kompensasi lahan mangrove di desa Torete oleh PT. TAS.

Menurut Rina, hal ini berdasarkan dokumentasi foto surat yang beredar dan diperoleh warga, ditandatangan oleh KTT PT. TAS, Ir. Agus Riyanto, ST serta ditujukan kepada Kades Torete Amrin S dan Ketua BPD Torete Baharudin.

Dalam isi dokumentasi surat PT. TAS tersebut, ada dua poin permintaan data dari pihak perusahaan kepada pemerintah desa Torete. Pertama, meminta list nama-nama penerima sah atas tali asih dan atau kompensasi lahan mangrove. Kedua, meminta berita acara kesepakatan kompensasi antara pemerintah dan masyarakat penerima sah tali asih dan atau kompensasi.

“Kami tidak menolak investasi. Kami hanya berharap, serbuan investasi menjadi berkah bukan menjadi petaka. Hari ini investasi yang ada di desa Torete menjadi sumber konflik, apakah ini tujuan dari kehadiran investasi?,” ucapnya Rina.(*)

Berita Terkait

Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai
Dukung Kesehatan Siswa, Babinsa Koramil Soropia Dampingi Program Makan Bergizi Gratis
Sorotan Publik Soal Anggaran Sewa Helikopter Rp4 Miliar di Tengah Keluhan Jalan Rusak di Sumsel
Gudang Solar Diduga Ilegal di Permata Baru Ogan Ilir Masih Beroperasi, APH Diminta Bertindak
Membangun Harapan dan Kebersamaan, Satgas Yonif 521/DY Hadir Bantu Perbaikan Rumah Warga di Distrik Kobakma
GPA Sultra Desak Mabes Polri Turun Tangan Berantas Tambang Ilegal di Konawe
Gempar! Mayat pria tanpa busana ditemukan di hutan bakau, kondisi mengenaskan
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:25 WIB

Curi Katalis Knalpot Ambulans Desa Karama, Pria Warga Gantarang Diamankan Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:19 WIB

Reformasi Jilid II Bergema di Jakarta: GMKI Tuding KKN Makin Mengakar, Rakyat Kian Terhimpit

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:42 WIB

Binluh dan Jumat Berkah, Cara Satlantas Polres Bulukumba Edukasi Masyarkat Tertib Lalulintas.

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:17 WIB

FORUM JUANG ONO NIHA TEMUI TOKOH BANGSA FIRMAN JAYA DAELI DI PLAZA SENAYAN, MINTA ARAHAN DAN DUKUNGAN MORAL BAGI PERJUANGAN MASYARAKAT NIAS

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:12 WIB

FJO Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Ambil Alih Kasus Kematian Agnes Jance Zebua, Diterima Audiensi Bareskrim

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:33 WIB

Wakil FKDM Rohil Apresiasi Langkah Pemkab Rohil Tutup Pasar Malam

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:41 WIB

Polsek Bangko Intensif Dampingi Petani, Ketahanan Pangan Rohil Terus Menguat

Senin, 8 Juni 2026 - 05:23 WIB

Polres Bulukumba Pastikan Selidiki Peristiwa Tenggelamnya Siswi di Kawasan Wisata Apparalang

Berita Terbaru